Demer Jadikan Kisah Bahlil Eks Sopir Angkot Motivasi Kader Muda Golkar Bali

Rika Riyanti • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 19:41 WIB
INSPIRASI: Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bali dan DPD Golkar kabupaten/kota se-Bali di Gong Perdamaian, Denpasar, Sabtu (3/10)
INSPIRASI: Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bali dan DPD Golkar kabupaten/kota se-Bali di Gong Perdamaian, Denpasar, Sabtu (3/10)

 

 

BALIEXPRESS.ID – Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mengajak kader muda tidak minder dengan latar belakang dalam meniti karier politik.

Ia mencontohkan perjalanan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang pernah bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) sebelum dipercaya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut dan menjabat sebagai menteri.

Kisah itu disampaikan Demer dalam pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bali dan DPD Golkar kabupaten/kota se-Bali di Gong Perdamaian, Denpasar, Sabtu (3/10).

Di hadapan Bahlil, Demer menekankan bahwa Golkar membuka kesempatan bagi kader dari beragam latar belakang untuk berkembang di organisasi.

Baca Juga: Luna Maya dan Maxime Bouttier Gelar Melaspas Rumah Baru di Bali, Tampil Anggun Pakai Kebaya

"Saya sangat beruntung berada di Partai Golkar. Partai kita ini sangat terbuka dan sekarang milik kita bersama," katanya.

Demer secara khusus menyoroti keberadaan 47 kader generasi Z (Gen Z) dalam kepengurusan baru Golkar Bali.

Menurutnya, kesempatan yang dimiliki Bahlil menunjukkan bahwa latar belakang bukan penghalang untuk mencapai posisi strategis di partai.

"Kenapa saya bilang bangga pada Partai Golkar ini, hari ini kita buktikan bahwa ada sopir angkot yang nun jauh dari sana, tidak segemerlap Bali. Ternyata hari ini beliau menduduki Ketua Umum Partai Golkar. Tidak hanya itu, menjadi menteri juga," jelasnya.

Ia menilai perjalanan Bahlil menjadi bukti bahwa kader yang mau bekerja keras dan menjalani proses organisasi memiliki peluang untuk mencapai posisi tinggi.

Karena itu, kader Golkar di Bali juga diharapkan memiliki semangat serupa dalam membangun karier politik.

"Artinya Partai Golkar tidak menutup kemungkinan. Apalagi yang sudah dari timur saja bisa, kenapa dari Bali juga tidak bisa," tambahnya.

Demer pun meminta kader muda memanfaatkan kesempatan bergabung dalam kepengurusan untuk belajar dan berkontribusi, bukan sekadar mengisi struktur organisasi.

Baca Juga: BSU 2026 Rp900 Ribu Cair, Pekerja Desil Berapa yang Bisa Menerima?

Ia berharap para kader Gen Z tetap bersemangat dan mampu menjalankan peran organisasi dengan baik.

"Terutama Gen Z ini saya harapkan tetap semangat, mari kita berorganisasi dengan baik," ucapnya.

Dalam kepengurusan Golkar Bali yang baru, terdapat 108 orang dengan keterwakilan perempuan sekitar 37 persen.

Komposisi tersebut diharapkan dapat memperkuat organisasi sekaligus menjaga kekompakan kader dalam menghadapi agenda politik menuju 2029.

Baca Juga: 5 Lembaga Pemerintah yang Berkali-kali Ganti Pimpinan di Era Prabowo, Ini Daftarnya

Demer mengibaratkan Golkar Bali sebagai sebuah perahu yang harus bergerak menuju tujuan bersama.

Untuk mencapai target tersebut, seluruh kader diminta menjaga arah gerak organisasi agar tidak saling berlawanan.

"Perahu ini harus berjalan mencapai tujuannya di 2029. Perahu ini tidak boleh ada yang mendayung ke belakang," katanya.

Selain penguatan kader dan soliditas internal, Demer memaparkan empat aspek yang menjadi perhatian Golkar Bali dalam menjalankan organisasi, yakni sumber daya manusia (SDM), jaringan, manajemen, dan logistik.

Menurutnya, penguatan tiga aspek pertama mulai dilakukan melalui pengembangan kader, perluasan jaringan, serta digitalisasi manajemen organisasi.

Namun, untuk kebutuhan logistik, ia mengakui masih memerlukan dukungan dari DPP Partai Golkar.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Penyalur Subsidi hingga Desa

"Kalau logistik kami agak kurang, lapor aja Tum untuk Bali. Jadi perlu dibantu oleh DPP," imbuhnya.

Demer menegaskan, konsolidasi organisasi perlu terus dijaga agar seluruh kader dapat bergerak searah hingga 2029.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak di internal partai yang justru menghambat perjalanan organisasi maupun merusak kekompakan yang telah dibangun.

"Perahu ini tidak boleh ada yang mendayung ke belakang dan tidak ada yang mau membocorkan di tengah jalan," tuturnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
pelantikan Golkar Bali Bahlil Lahadalia demer