Sembilan Kasus Influenza A Terdeteksi di Bali, ISPA Masih Dominasi Kunjungan Puskesmas

Rika Riyanti • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 16:31 WIB
Pentingnya Vaksinasi Influenza di Masa Pandemi
Pentingnya Vaksinasi Influenza di Masa Pandemi

 

BALIEXPRESS.ID – Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat sembilan kasus positif Influenza A dari 113 sampel yang diperiksa di laboratorium rujukan nasional.

Seluruh warga yang terkonfirmasi terinfeksi virus tersebut kini telah dinyatakan sembuh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, mengatakan pengambilan dan pemeriksaan sampel dilakukan sebagai bagian dari kewaspadaan terhadap kasus influenza di Bali.

Sampel yang diperiksa berasal dari kasus yang memenuhi kriteria influenza maupun pasien dengan influenza berat.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Buleleng Perkuat Kepatuhan Jaminan Sosial, Pulihkan Rp460 Juta

Dari pemeriksaan terhadap 113 sampel tersebut, sembilan di antaranya menunjukkan hasil positif Influenza A.

"Dari 113 sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan nasional, terdapat sembilan hasil positif influensa tipe A ini, dan pasiennya sudah sembuh," katanya, Senin (5/10).

Meski Influenza A telah ditemukan di Bali, Raka menyebut kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara umum masih menjadi keluhan yang paling banyak ditangani fasilitas pelayanan kesehatan.

Kondisi tersebut terutama terlihat di tingkat puskesmas.

"Kalau dilihat data ISPA memang masih menjadi kasus terbanyak di faskes terutama di puskesmas," ungkapnya.

Menurut Raka, penanganan pasien Influenza A bergantung pada kondisi dan tingkat keparahan gejala.

Pasien dengan gejala ringan umumnya tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit dan dapat menjalani pemulihan dari rumah.

"Kalau ringan, tidak perlu dirawat, bisa rawat jalan, karena kebanyakan kasus influenza tipe A bs sembuh sendiri," ucapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Bali telah menerbitkan surat edaran mengenai kewaspadaan terhadap influenza kepada pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga: 7 Persiapan Penting Berobat ke Rumah Sakit Kanker Malaysia dari Medan

Edukasi mengenai pencegahan influenza juga dilakukan melalui promosi kesehatan di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga puskesmas.

Masyarakat didorong menjaga kondisi tubuh dan menerapkan langkah pencegahan penularan penyakit saluran pernapasan.

Penggunaan masker juga dianjurkan dalam kondisi tertentu.

"Bila diperlukan tetap memakai masker," katanya.

Baca Juga: Haul ke-115 Al-Habib Ali Al-Habsyi di Solo Usai, Sampah Berserakan Jadi Sorotan

Dinkes Bali mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya ketika mengalami gejala flu yang berat atau tidak kunjung membaik, serta memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.(Ika)

Editor : Rika Riyanti
dinas kesehatan provinsi bali bali influenza puskesmas