BALIEXPRESS.ID- Kebakaran melanda kawasan Hutan Konservasi KPHK Kintamani, tepatnya di Blok Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada Selasa (6/10/2026).
Kebakaran melahap sekitar 6 hektare area hutan. Pihak kepolisian menduga gesekan dahan kering di tengah cuaca panas dan angin kencang menjadi pemicunya.
Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa mengatakan pristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 11.20 Wita.
Baca Juga: Audi Marissa Tetap Lanjutkan Gugatan Cerai, Anthony Xie Masih Buka Peluang Rujuk
Kobaran api terlihat muncul di tepi jalan kawasan hutan. Kobaran api dengan cepat membesar akibat terpaan angin kencang serta vegetasi yang didominasi semak belukar dan dedaunan kering.
Upaya awal pemadaman dilakukan oleh masyarakat sekitar menggunakan peralatan seadanya.
Medan yang sulit dijangkau membuat si jago merah sulit dikendalikan hingga meluas ke area sekitarnya.
Baca Juga: 5 Gaya Outfit Selebriti Dukung Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
"Pukul 11.35 Wita, personel gabungan TNI, Polri, BKSDA dan KPHK tiba di lokasi dan selanjutnya bersama masyarakat melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia," kata Rimbawa.
Satu unit armada pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli tiba dilokasi sekitar pukul 13.00 Wita untuk mempercepat penanganan titik api.
Baca Juga: Tari Baris Kwaci, Pertahanan terhadap Gangguan Alam
Di tengah proses pemadaman, api sempat merambat mendekati kawasan perkebunan warga.
Guna mempermudah akses dan mempercepat proses penyekatan api, warga setempat secara sukarela mengizinkan petugas menggunakan sumber air dari area perkebunan mereka setelah pasokan air kendaraan Damkar habis.
"Pukul 16.00 Wita, api berhasil dipadamkan oleh personel gabungan bersama masyarakat setempat. Selanjutnya dilakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali," jelas Rimbawa. (*)