Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Puluhan Pemangku Ikuti Orientasi Tri Kerangka Agama Hindu

I Putu Suyatra • Jumat, 31 Mei 2019 | 00:39 WIB
Puluhan Pemangku Ikuti Orientasi Tri Kerangka Agama Hindu
Puluhan Pemangku Ikuti Orientasi Tri Kerangka Agama Hindu


BALI EXPRESS, GIANYAR – Sebanyak 50 pemangku perwakilan masing-masing desa se-Kabupaten Gianyar mengikuti orientasi Tri Kerangka Agama Hindu. Kegiatan itu diselenggarakan oleh bagian urusan agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, lantaran pemangku terlibat langsung dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Kegiatan tersebut berlangsung selama satu hari, di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Kamis (30/5).


Kepala Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba mengaku memiliki visi dan misi dalam meningkatkan kehidupan beragama. “Ini sebagai langkah kita untuk memberikan pemahaman ajaran keagamaan melalui pemangku di setiap desa. Sehingga terkait ajaran agama jika ada anak cucu kita bertanya tidak menjawab mula keto, atau gugon tuwon. Harapannya tentu bisa diberikan pencerahan dan tuntunan,” ucapnya.


Dalam kesempatan tersebut ia mengaku terdapat beberapa narasumber dari Ida Pedanda yang nantinya akan memberikan penjelasan dan ajaran keagamaan kepada pemangku. Terlebih yang menjadi sorotannya saat ini dalam menyampaikan sebuah mantra. Lantaran mantra akan dipadukan dengan modernisasi dalam Bergama, sehingga di sana  terdapat penggabungan sebuah tradisi dan tekstual.


“Kita harus sesuaikan dengan perkembangan zaman, karena pendidikan tentang agama di sekolah hanya dua jam sehari. Dikalikan dengan seminggu, iya kalau gurunya rajin datang untuk mengajar. Kalau tidak bisa-bisa dikasi tugas saja, makanya kita libatkan juga pemangku untuk memberikan ajaran agama kepada umat,”  terangnya.


Dengan pelaksanaan orientasi tersebut, Ida Bagus Oka mengaku Tiga Kerangka yang terdiri atas Tata,Susila, dan Acara tersebut bisa diaplikasikan dengan baik di tengah masyarakat. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Hindu diharapkan mampu memberikan pemahan dengan dipadukan teknologi atau perkembangan zaman.


Sedangkan salah satu peserta, Jero Mangku Ni Wayan Sriastiti mengatakan kegiatan orientasi tersebut sangat penting dilakukan jika sesering mungkin. Mengingat banyak pemangku yang sesuai garis keturunan, tanpa sempat mengikuti pembelajaran atau kursus kepangkuan terlebih dahulu. “Sangat penting ini diterima oleh pemangku, bila perlu calon-calon pemangku juga diberikan orientasi Tri Kerangka Agama Hindu seperti ini. karena sangat berpengaruh kedepannya dalam mejalankan sesananya sebagai tokoh umat,” imbuh  Jero Mangku Sriatiti.

Editor : I Putu Suyatra
#gianyar #hindu