Ada juga bawang disebut berdasarkan warna. Seperti bawang merah dan bawang putih. Bawang putih yang dimaksud bukan kesuna. Namun bawang merah, tetapi warnanya keputihan atau albino. Sehingga disebut inan bawang.
Dikatakan Penekun lontar Ida Bagus Made Baskara, bawang berwarna putih ini mudah ditemukan di kawasan Kintamani, yang beberapa daerah memang mengembangkan tanaman bawang.
“Konon saat hari tertentu, Ida Bhatara Danu itu malancaran (jalan jalan). Sehingga sebagian air yang terbawa oleh Bhatari Danu itu menetes mengenai tumbuhan bawang, sehingga bisa bermanfaat sekala niskala,” sebutnya.
Lalu, untuk apa saja bawang ini? Dalam konteks usada, ketika ada anak kecil menangis tanpa sebab, maka bawang merah bisa digunakan untuk menenangkan. Caranya, cukup ambil bawang merah apa saja, tidak harus nunggal.
Setelah itu, bawang dioleskan di jalikan, atau di kompor sebanyak tiga kali, lalu didoakan supaya anak dijaga tanpa gangguan. “Bawang ini dikupas, ditaruh di ubun-ubun ibunya dan di ubun-ubun anaknya. Kemudian juga ditaruh di depan pintu masuk,” katanya.
Secara ilmiah, kandungan sulfur dapat menguap ke ruangan, aroma bawang memiliki efek aromaterapi yang menenangkan sehingga dapat menyebabkan kantuk.
Bawang saat dikupas, dipotong dapat menguap, sehingga mampu membersihkan bakteri yang tidak baik.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya