Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyebutkan parade Ogoh-ogoh ini merupakan event yang selalu di digelar setiap tahunnya di Kota Tabanan. "Namun ketika adanya pembatasan sosial Pandemi Covid-19 selama tiga tahun parade ogoh-ogoh tidak dilakukan, dan tahun ini merupakan parade pertama setelah pandemi," jelasnya Senin (20/3).
Dilanjutkan Bupati Sanjaya, 26 Ogoh-ogoh yang akan mengikuti parade pada hari Pangerupukan tahun ini,merupakan ogoh-ogoh peserta lomba Ogoh-ogoh yang diselenggarakan oleh Desa Adat Kota Tabanan (DAKT) dan dewan jurinya berasal dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan.
Adapun tema lomba ogoh-ogoh pada momen Nyepi kali ini mengangkat tema Nyomya Butha Kala Nyanggra Nawa Marsa Caka 1945 Nyujur Jagat Kertih. Lomba ini merupakan lomba Ogoh-ogoh yang rutin diselenggarakan oleh DAKT setiap tahunnya dan sempat terhenti tiga tahun karena Pandemi Covid-19.
"Untuk tahun ini,Kabupaten Tabanan memang belum menyelenggarakan lomba Ogoh-ogoh tingkat Kabupaten, namun untuk tahun depan kami sudah rancang untuk menyelenggarakan lomba Ogoh-ogoh tingkat Kabupaten," ungkapnya.
Untuk lomba tingkat Kabupaten ini, Bupati Sanjaya menyebutkan seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan akan diikutsertakan dalam lomba Ogoh-ogoh tahun 2024. Terkait teknisnya,Bupati Sanjaya mengaku sudah mulai merancang teknis penyelenggaraan lomba, mengingat tahun 2024 nanti momen Nyepi berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu 2024.
Untuk konsepnya sudah kami rancang, anggarannya sudah direncanakan, namun belum bisa saya sampaikan berapa besar anggarannya. Nanti penyelenggaraan teknisnya akan diatur supaya tertib, mungkin akan diselenggarakan awal Maret 2024, meskipun Nyepi 2024 di tanggal 11 Maret, tapi kan itu sudah masuk saaih kesanga, jadi sudah bisa dilakukan festivalnya," ungkapnya. Editor : I Putu Suyatra