Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Luhur Uluwatu Bali: Fakta-fakta Soal Tebing yang Menyulut Kekhawatiran Masyarakat

I Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 9 September 2023 | 22:36 WIB
RETAK: Kondisi Tebing di Pura Luhur Uluwatu yang mengalami keretakan.
RETAK: Kondisi Tebing di Pura Luhur Uluwatu yang mengalami keretakan.

BADUNG, BALI EXPRESS - Sebuah video yang menampilkan retakan pada tebing yang berada tepat di bawah Pura Luhur Uluwatu di Bali telah menjadi viral di media sosial.

Keberadaan retakan yang cukup besar ini telah memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Bali, terutama karena Pura Luhur Uluwatu dianggap sebagai salah satu Pura Sad Khayangan yang sangat penting.

I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, atau yang lebih dikenal dengan Turah Joko, selaku Pengempon Pura Luhur Uluwatu, mengkonfirmasi adanya retakan tersebut saat ditemui pada Sabtu, 9 September 2023.

Menurut Turah Joko, langkah-langkah antisipasi telah diambil untuk mengatasi retakan tersebut, bahkan sebelum retakan semakin parah.

Sejak tahun 1992, telah terdeteksi penurunan pada tebing tersebut oleh tiang bersama pengelingsir di Puri.

Upaya antisipasi mencakup pembatasan jumlah pemedek yang diperbolehkan untuk melakukan persembahyangan di Pura Uluwatu.

Salah satu solusi adalah dengan melaksanakan persembahyangan di Madya Mandala, yang telah dilakukan sejak ditemukan adanya penurunan tebing.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban di Utamaning Mandala Pura Uluwatu. Walaupun ada pembatasan jumlah pemedek yang diperkenankan, mereka tetap dapat melakukan persembahyangan di Utamaning Mandala, dengan jumlah dibatasi maksimal 30-35 orang.

Untuk penanganan retakan pada tebing Pura Uluwatu, Pemerintah Kabupaten Badung telah menganggarkan dana sekitar Rp 29 miliar.

Namun, proses penanganannya tertunda akibat pandemi COVID-19 yang melanda. Meskipun demikian, masyarakat berharap bahwa viralnya kondisi tebing ini dapat mengingatkan pemerintah akan pentingnya segera mengambil langkah-langkah untuk penanganan lebih lanjut.

Hal ini sangat penting mengingat status Pura Luhur Uluwatu sebagai salah satu Pura Sad Khayangan yang memiliki nilai keagamaan dan budaya yang tinggi di Bali.

Berikut fakta-fakta yang Ditemukan

Video Drone Mengungkap Retakan: Sebuah video yang diduga diambil menggunakan drone menjadi viral di media sosial. Video ini memperlihatkan adanya retakan pada tebing yang berada tepat di bawah Pura Luhur Uluwatu di Bali.

Retakan Besar: Foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan retakan yang cukup besar pada tebing tersebut. Kehadiran retakan ini menjadi sumber kekhawatiran bagi masyarakat Bali, terutama karena Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu Pura Sad Khayangan yang penting.

Konfirmasi dari Pengempon: Pengempon Pura Luhur Uluwatu, yang dikenal dengan nama I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya atau Turah Joko, mengonfirmasi adanya retakan tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu, 9 September 2023.

Upaya Antisipasi: Pengempon Pura telah melakukan upaya antisipasi terkait retakan tebing ini. Tindakan ini telah dirancang sejak lama sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi akibat retakan tersebut. Upaya ini mencakup membatasi jumlah pemedek yang akan melakukan persembahyangan di Pura Uluwatu dan memindahkan persembahyangan ke Madya Mandala.

Penganggaran untuk Penanganan: Pemerintah Kabupaten Badung telah menganggarkan dana untuk penanganan retakan di tebing Pura Uluwatu. Anggaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 29 miliar. Namun, proses penanganannya terhenti sementara karena pandemi COVID-19.

Harapan Penanganan: Pengempon dan masyarakat berharap bahwa melalui viralnya kondisi tebing di Pura Uluwatu, pemerintah akan mengingatkan kembali pentingnya upaya penanganan. Terutama karena Pura Luhur Uluwatu merupakan salah satu Pura Sad Khayangan yang memiliki nilai keagamaan penting di Bali.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Pura Luhur Uluwatu