Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ramalan Karakter Kelahiran Buda Wage Merakih Berdasarkan Wewaran, Wuku dan Lintang Kalender Bali

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 20 September 2023 | 04:00 WIB
KARAKTER: Karakter seseorang adalah ciri khas yang membuat mereka unik. Hal ini seringkali terkait dengan garis hidup kelahiran mereka.
KARAKTER: Karakter seseorang adalah ciri khas yang membuat mereka unik. Hal ini seringkali terkait dengan garis hidup kelahiran mereka.

BALI EXPRESS – Karakter seseorang adalah ciri khas yang membuat mereka unik. Hal ini seringkali terkait dengan garis hidup kelahiran mereka.

Setiap orang memiliki garis hidup berbeda. Demikian juga dengan karakter orang yang lahir pada Buda Wage Merakih.

Dilansir dari m.kalenderbali.org, berikut adalah beberapa aspek ramalan karakter berdasarkan garis hidup Buda Wage Merakih:

Dwi Wara (Menga): Karakteristiknya adalah terbuka.

Tri Wara (Beteng): Mereka cenderung pandai dalam melaksanakan pemujaan.

Catur Wara (Menala): Mereka senang bersenang-senang, namun kurang bijaksana, dan umur mereka pendek.

Panca Wara (Pon): Suka bersenda gurau dan senang mencari teman.

Sad Wara (Aryang): Cenderung sering lupa, pandai membuat musik, dan tidak cocok untuk berburu. Tidak jarang mereka lebih cocok bekerja sebagai nelayan daripada menjadi tukang atau ahli bangunan.

Sapta Wara (Anggara): Disarankan untuk tidak mengerjakan tugas yang berat atau penting tanpa hati-hati, namun mereka rajin bekerja terutama dalam hal yang ringan.

Asta Wara (Uma): Memiliki pikiran iri hati, pendiam, dan perlu menjaga diri dengan hati-hati.

Sanga Wara (Jangur): Karakteristiknya termasuk kurang baik, kurang ajar, dan sering membuat orang menderita. Lambangnya adalah Macan/Harimau.

Dasa Wara (Pandita): Mereka senang dengan kebersihan, bijaksana, dan memiliki pengetahuan yang luas.

Wuku (Merakih): Orang yang terlahir dalam Wuku Merakih cenderung memiliki sikap yang tegas dan iri hati, namun mereka juga pandai bergaul dan suka memamerkan kekayaan mereka.

Lintang (Asu): Mereka adalah individu yang pendiam, cerdas, dan keras. Mereka memiliki jiwa ksatria dan pantang mundur, dengan ambisi untuk menjadi kaya.

Purnama-Tilem (Penanggal 5): Mereka cenderung dermawan kepada pasangan, memiliki cita-cita yang jelas, dan suka bercocok tanam.

Eka Jala Resi (Buat astawa): Mereka memiliki kecenderungan untuk melakukan pemujaan.

Pararasan (Laku pandita sakti): Ciri khas mereka adalah ketenangan, kecerdasan emosional, kepandaian, dan cenderung sombong. Mereka suka dipuji dan sering dikenal melalui ilmu sastra.

Panca Suda (Satria wibawa): Mereka cenderung jujur, hidup nyaman, dan memiliki kedudukan yang tinggi.

Pratiti Samut Pada (Wedana): Mereka adalah ahli dalam pertukangan, cenderung kaya, sopan dalam perilaku, suka berderma, dan memiliki pemikiran yang jernih.

Dalam konteks nasib, terdapat informasi tentang tahapan-tahapan yang berpotensi berbahaya dalam kehidupan dan saat kematian. Pedewasaan biasanya berjalan dengan baik, namun dapat terjadi sedikit kesulitan dan pemborosan.

Dalam keseluruhan, karakter dan nasib seseorang dapat sangat dipengaruhi oleh garis hidup kelahiran mereka.

 BAHAGIA: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut jadi saksi pernikahan massal warga kurang mampu di Empire Palace, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
BAHAGIA: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut jadi saksi pernikahan massal warga kurang mampu di Empire Palace, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Editor : Nyoman Suarna
#kalander bali #WEWARAN #Lintang #karakter #ramalan #Buda Wage Merakih #WUKU