BALI EXPRESS- Salah satu yang diulas dalam kalender Bali adalah karakter seseorang sesuai hari kelahirannya.
Seperti kelahiran Redite Kliwon Medangkungan, dalam kalender Bali dijelaskan karakter seseorang yang lahir pada hari itu, di antaranya:
Eka Wara: Luang
Sunyi, lapang.
Dwi Wara: Pepet
Tertutup.
Tri Wara: Beteng
Pandai melaksanakan pemujaan.
Catur Wara: Menala
Suka bersenang-senang, kurang bijaksana, umurnya pendek.
Panca Wara: Keliwon
Senang mengerjakan bangunan.
Sad Wara: Aryang
Sering lupa, pandai membuat tuba.
Tidak baik dan tidak cocok berburu. Jangan menjadi tukang ahli bangunan. Lebih cocok bekerja mencari ikan sebagai nelayan.
Sapta Wara: Redite
Kalau mengerjakan hal yang penting, tidak berhasil dengan baik. Tidak senang kalau ada yang menghinanya. Senang berdana punia.
Asta Wara: Yama
Mempunyai pikiran jahat. Senang memfitnah dan membuat orang susah.
Sanga Wara: Ogan
Suka akan harta benda orang lain. Kalau dapat mengendalikan diri bisa menjadi orang baik. Lambangya uled/ulat.
Dasa Wara: Duka
Sering mendapatkan kesusahan atau sedih.
Wuku: Medangkungan
Dewa Basuki, budi pekertinya sangat jujur, pikirannya mantap dan tegas, sering lupa pada diri, suka pamer, sedikit sombong, banyak rintangan dalam hidupnya, rejekinya lancar, suka merantau.
Lintang: Lawean
Prilakunya sangat jarang bicaranya, namun pembicaraannya bila ditangkal merasa kesal.
Senang dan pintar mengulas pembicaraan sehingga pendengarnya merasa senang. Tidak senang diperintah, namun senang bergurau buat menuntut ilmu.
Purnama-Tilem: Pangelong 2
Cerdik, acaranya banyak, namun agak kaku.
Eka Jala Resi: Buat sebet
Mendapat kesedihan.
Pararasan: Laku bintang
Pendiam, lemah lembut hatinya, tak tahan melek, bicaranya berharga, kehendaknya sukar dicegah, tidak mempunyai saudara, mempunyai gagasan berdagang.
Panca Suda: Lebu katiup angin
Hati sering goncang, gampang terombang-ambing, sukar menetapkan arah, kehidupannya kurang, sering gelisah bila duduk.
Pratiti Samut Pada: Bhawa
Pemberani agak jarang tidur cinta pada keluarga, sering menemui kesulitan kadang kala memiliki pikiran loba, lurus budinya. Berbahaya pada umur 9 hari, 2 bulan, 8 bulan, dan 9 tahun.
Meninggal pada pratiti Jati. Sebagai pedewasaan buruk akan mendapat halangan atau kesulitan, pihak lain tidak bersimpati, tidak memperoleh kebahagiaan. (*)
Editor : I Made Mertawan