BALI EXPRESS- Umat Hindu di Bali percaya bahwa setiap hari terdapat hari baik atau tidak untuk memulai sesuatu. Itu termuat dalam kalender Bali.
Seperti Senin, 16 Oktober 2023, atau yang disebut Soma Kliwon Uye, ada hal-hal yang baik dilakukan menurut kalender Bali.
Berikut selengkapnya sebagaimana dikutip dari kalender Bali m.kalenderbali.org.
Amerta Dadi: Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur.
Banyu Urug: Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.
Bojog Munggah: Tidak baik untuk menanam padi, jagung.
Dauh Ayu: Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.
Derman Bagia: Baik untuk nikah, membangun, mulai belajar/berlatih, belajar menari.
Geni Rawana: Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Kala Alap: Baik untuk menanam kelapa.
Kala Sudukan: Tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan.
Kala Wikalpa: Baik untuk membuat keris dan yang sejenisnya.
Kala Wisesa: Baik untuk menebang kayu bahan bangunan, memulai suatu kegiatan, mengangkat/melantik petugas.
Kaleburau: Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.
Pepedan: Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Taliwangke: Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati.
Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. (*)
Editor : I Made Mertawan