BALI EXPRESS - Prawerti Marga adalah konsep yang mengarah pada cara utama untuk mencapai bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan mencapai kesejahteraan dalam kehidupan. Dalam Bhagavad Gita, hal ini disebut dengan Karma Yoga.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Tabanan, Ni Luh Cesi, menjelaskan bahwa Karma Yoga adalah rasa bhakti dan pengabdian kepada Tuhan demi kesejahteraan semua makhluk.
Terdapat tiga jenis Karma: Karma, Akarma, dan Wikarma.
Menurut Agastya Parwa, yang termasuk dalam Prawerti Marga adalah Tapa, Yajna, dan Kirti.
Tapa mengacu pada pengendalian diri untuk penyucian diri guna memudahkan hubungan dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Pengendalian diri mencakup Yama Bratha, Nyama Bratha, Dasa Yama Bratha, dan Dasa Nyama Bratha.
Tujuannya adalah mengurangi sifat keakuan yang berlebihan dan menggantikannya dengan cinta kasih terhadap semua makhluk di dunia.
Yajna adalah bentuk pemujaan, persembahan, atau pengorbanan oleh umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, didasari oleh rasa bhakti dan ketulusan hati.
Selanjutnya, Kirti adalah usaha dan pengabdian umat Hindu untuk berhubungan dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan manifestasinya.
Ini mencerminkan kerja keras dalam menjalankan Dharma Agama dan Dharma Negara.
Melalui pemahaman tentang Prawerti Marga dan komponennya, diharapkan manusia Hindu dapat membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh makna.
Editor : Nyoman Suarna