BALI EXPRESS - Seorang pemimpin seharusnya memiliki sifat yang teguh dan lurus seperti halnya kepemimpinan Panca Pandawa dalam kisah Mahabharata.
Penyuluh Agama Hindu, Aris Widodo mengatakan, seorang pemimpin hendaknya mampu menyatukan 5 (lima) sifat-sifat utama atau luhur yang dimiliki Panca Pandawa yaitu Yudhistira, Bhima, Arjuna, Nakula dan Sahadewa.
Menurut ajaran agama Hindu, kelima sifat tersebut disebut Aji, Giri, Jaya, Nangga dan Priyambada.
Adapun penjabarannya, kata Aris, adalah:
- Aji = Ilmu pengetahuan suci, artinya bijaksana dan mahir dalam segala ilmu pengetahuan, terutama ilmu pengetahuan suci (Weda) atau agama (sifat Yudhistira).
- Giri = Gunung artinya kuat sradha, teguh, tangguh dalam menegakkan kebenaran serta tabah dan tegar dalam menghadapi segala kendala, rintangan ataupun penderitaan (sifat Bhima).
- Jaya = Menang, artinya dapat menundukkan musuh-musuhnya dan segala sifat-sifat buruk yang ada dalam pribadinya sendiri, serta sempurna lahir dan batin (sifat Arjuna).
Baca Juga: Pertama di Indonesia, Menteri Teten Masduki Resmikan RPB Komoditas Kakao Jembrana
- Nangga = Tangguh dan tanggap dalam segala keadaan serta tahu membawa diri sehingga tidak mudah terjerumus dalam kehancuran atau hal-hal yang merugikan (sifat Nakula).
- Priyambada artinya memberikan rasa kebahagiaan, ketenteraman serta kedamaian lahir dan batin kepada masyarakat (sifat Sahadewa).
Lima sifat-sifat kepemimpinan tersebut membuat masyarakat mampu merasakan kedamaian, kesejukan, kenyamanan dalam menjalankan hidup di dunia ini.
Baca Juga: Segini Upah Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara Pilpres 2024 di Tabanan
Apabila semua pemimpin mampu menerapkan kelima sifat Panca Pandawa ini maka dunia ini akan lebih baik karena tanpa ada rasa curiga, takut dan ragu dalam memperbaiki hal-hal yang masih menjadi beban kehidupan yang lampau.
Editor : Nyoman Suarna