Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sukses Dalam Dharma Wacana Hindu: Bukan Ditentukan oleh Bakat Keturunan

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 23 Januari 2024 | 21:01 WIB
DHARMA WACANA : Pelaksanaan dharma wacana yang dilakukan kepada umat Hindu tidak sepenuhnya ditentukan oleh bakat dan keturunan.
DHARMA WACANA : Pelaksanaan dharma wacana yang dilakukan kepada umat Hindu tidak sepenuhnya ditentukan oleh bakat dan keturunan.

BALI EXPRESS – Dharma wacana cenderung dimaknai sebagai sebuah cara untuk memberikan ajaran agama Hindu melalui lisan di hadapan orang banyak. Lalu apakah makna sesungguhnya dari dharma wacana?

Buku Dharma Wacana Bagi Umat Hindu yang ditulis Drs. I Nyoman Murba Widana, M.Ag. menyebutkan, dharma wacana adalah tutur kata atau ceramah tentang dharma atau ajaran agama Hindu.

Banyak orang yang beranggapan bahwa kepandaian berdharma wacana adalah masalah bakat dari keturunan. Namun pendapat ini tidak sepenuhnya benar.

Sesungguhnya kunci utama bagi seseorang sebagai pendharma wacana yang baik adalah adanya kemauan pada diri yang bersangkutan.

Hal ini tentu diawali dengan kesucian, kemurnian dan kebenaran, tanpa melupakan manusianya, metodenya, materinya, bahasanya, situasi dan kondisinya yang betul-betul harus dikuasai.

Supaya dharma wacana dapat dilakukan dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan yang diharapkan, maka orang yang hendak berdharma wacana seharusnya menguasai hal-hal yang berhubungan dengan dharma wacana selengkap dan sebaik mungkin.

Ibarat seseorang bertani, tentu ia harus menguasai Ilmu pertanian dan seluk beluk yang berhubungan dengan masalah pertanian. Misalnya masalah teknik, pengairan, pengolahan tanah.

Tanpa bekal yang cukup, maka dharma wacana tersebut tidak akan menarik minat banyak orang.

Editor : Nyoman Suarna
#keturunan #bakat #dharma wacana #hindu