Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tiga Penyebab Awatara Wisnu Turun ke Dunia Menurut Hindu

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 31 Januari 2024 | 18:21 WIB
AWATARA: Dalam kitab Purana disebutkan bahwa Tuhan turun ke dunia dalam wujud Awatara Wisnu untuk menyelamatkan manusia dan dunia dari adharma.
AWATARA: Dalam kitab Purana disebutkan bahwa Tuhan turun ke dunia dalam wujud Awatara Wisnu untuk menyelamatkan manusia dan dunia dari adharma.

BALI EXPRES – Dalam pelajaran agama Hindu sering kita dengar bahwa apabila dunia ini terancam oleh angkaramurka, maka Tuhan akan turun ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dalam wujud Awatara.

Awatara adalah perwujudan Sang Hyang Widhi Wasa di jagat raya ini.

Awatara turun dengan menggunakan wujud serta ajaran-ajaran sucinya, untuk memberikan tuntunan membebaskan manusia dari kesengsaraan yang disebabkan oleh kebodohan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Penyuluh Agama Hindu, Aris Widodo.

Aris Widodo menerangkan, dalam Bhagawad gita (11.7) disebutkan, kapan saja dharma (keadilan) mulai merosot dan adharma merajalela, Tuhan akan  menjelma kembali ke dunia ini untuk menegakkan Dharma.

“Jadi apabila alam semesta ini sudah dikuasai adharma atau yang menguasai tingkah laku angkaramurka, di sana Sang Hyang Widhi Wasa bakal datang di alam semesta ini untuk menegakkan dharma,” jelasnya.

Aris Widodo juga mengatakan, dalam kitab Purana juga disebutkan bahwa Tuhan turun ke dunia dalam wujud Awatara Wisnu, di antaranya Sri Rama, dan Sri Kresna.

Dengan ajaran-ajaran sucinya, para Awatara menuntun manusia menuju ketenteraman dan perdamaian.

Sri Rama, contohnya, adalah Sang Hyang Widhi pribadi (Wisnu) yang turun ke dunia menjadi putra Raja Dasaratha untuk melebur angkara murka (adharma) yang ditimbulkan oleh Rahwana atau Dasamuka.

 “Sri Kresna juga merupakan salah satu perwujudan Sang Hyang Widhi Wasa (Wisnu) di alam semesta yang mempunyai sifat sempurna untuk menegakkan dharma,” imbuhnya.

Turunnya Awatara Wisnu berwujud Kresna karena dunia dalam keadaan tidak aman yang disebabkan oleh adharma yang ditimbulkan oleh sifat-sifat raksasa, angkara dan lainnya sehingga merusak ketenteraman dan tata kehidupan umat manusia.

Baca Juga: Tradisi Hindu Bali: Begini Makna Mengelilingi Lesung dan Megogo Gogoan saat Nelu Bulanin Bayi

Sifat adharma tersebut digambarkan oleh sosok Duryodana, Kangsa, Sisupala, Jarasandi dan lain-lainnya dalam kisah Mahabharata. 

Sedangkan Awatara berikutnya yang turun ke dunia adalah Sang Budha yang merupakan perwujudan Sang Hyang Widhi Wasa (Wisnu).

Sang Budha lahir menjadi putra Raja Kapilawastu, turun ke dunia ini untuk menegakkan dharma dari perubahan alam semesta.

Editor : Nyoman Suarna
#turun #awatara #Wisnu #hindu #dunia