Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Termasuk Jenis Kain Tertua di Bali, Tenun Cag Cag Desa Sembiran Memiliki Banyak Motif

I Putu Mardika • Minggu, 11 Februari 2024 | 16:39 WIB

cag

TENUN CAG CAG: Kain tenun cag cag di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng, termasuk jenis kain tertua di Bali. Kain ini memiliki banyak motif.
TENUN CAG CAG: Kain tenun cag cag di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng, termasuk jenis kain tertua di Bali. Kain ini memiliki banyak motif.

BALI EXPRESS - Tenun cag cag yang berasal dari Desa Sembiran merupakan jenis tenun tertua di Bali.

Kata cag cag diambil dari suara yang muncul saat proses menenun, yang terdengar seperti bunyi "cag-cag" yang terulang setiap kali alat tenun digerakkan.

Oleh karena itu, alat tenun dan kain hasil tenun tersebut disebut sebagai tenun cag cag.

Bendesa Adat Sembiran Nengah Arijaya mengatakan, kain tenun cag cag  dari Sembiran memiliki keunikan yang terletak pada motifnya serta dianggap langka.

Keunikan ini terletak pada penyusunan bentuk warna yang mempunyai ciri khas. Motif merupakan hiasan yang memiliki pola.

Arijaya memaparkan, kain tenun cag cag khas Desa Sembiran terdiri dari berbagai motif.

Namun dominan menggunakan motif geometris karena merupakan ketentuan dari dulu yang sudah ada sejak turun temurun.

Motif geometris merupakan ungkapan keyakinan terhadap Tuhan, dengan menggambarkan hubungan antara manusia dan Tuhan.

Kain tenun ini pada umumnya dipakai untuk persembahyangan ataupun kegiatan upakara adat, misalnya manusa yadnya.

Ada juga kain poleng memiliki motif kotak. Warna motif kotak-kotak pada kain tenun ini biasanya berwarna hitam putih dengan pinggiran warna yang dapat menggunakan warna lain selain hitam dan putih.

Kain tenun ini digunakan untuk para pria sebagai saputan. Saputan merupakan kamen yang dipakai oleh kaum laki-laki pada busana adat Bali.

Motif poleng pada kain tenun inilah yang dijadikan sebagai ciri khas saputan yang biasanya dikenakan oleh kaum pria pada acara persembahyangan yang dilakukan di Desa Sembiran.

Selanjutnya adalah kain tenun motif bergaris. Kain ini memiliki motif bergaris di benang pakan (horizontal). Warna dasar atau benang lungsi yang digunakan adalah warna hitam.

Pada motif garis horizontal menggunakan warna lain dengan pemberian sedikit jarak, sedangkan pada bagian pinggir dan tengah-tengan diberikan motif bergaris dengan jarak yang lebih jauh.

Motif bergaris dengan jarak lebih lebar yang terletak di tengah-tengah kain digunakan sebagai selendang yang diletakkan di bahu.

Biasanya dipakai oleh anak gadis tertua ataupun wanita yang memutuskan untuk tidak menikah dalam hidupnya.

Sedangkan kain yang tidak memiliki motif bergaris biasanya akan disambung atau dijahit untuk dijadikan kamben. Kain ini dikenakan oleh kaum perempuan untuk acara persembahyangan.

Editor : Nyoman Suarna
#desa sembiran #bali #cag cag #Motif #Tertua #tenun #kain