BALI EXPRESS - Agama Hindu mengenal kitab suci yang disebut dengan Weda. Istilah "Weda" berasal dari Bahasa Sanskerta yang memiliki akar kata "Wid", yang berarti pengetahuan.
Dalam konteks agama Hindu, Weda mengandung makna sebuah koleksi pengetahuan suci.
Menurut Penyuluh Agama Hindu, Wayan Agus Putrayasa, Weda merupakan inti dari ajaran Hindu.
Ini adalah sumber dari lima teks suci lainnya yang membahas masalah dunia material dan konsep pembebasan, yang dikenal sebagai Moksa.
Moksa dianggap sebagai pengetahuan suci yang luar biasa, dan kebenaran Weda dianggap mutlak.
Weda dibawa turun oleh Maha Rsi melalui wahyu, bukan dari manusia biasa. Dalam tradisi Hindu, terdapat dua bagian Weda, yaitu Weda Sruti dan Smrti.
Weda Sruti adalah bagian yang diyakini ditulis oleh para Maha Rsi melalui pengalaman langsung wahyu dari Tuhan. Menurut Bhagawan Manu, Weda Sruti merupakan Weda yang otentik.
Weda Sruti dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan isinya, yaitu Mantra, Brahmana (Karma Kanda), dan Upanisad (Jnana Kanda).
Weda Smrti merupakan teks suci dalam agama Hindu yang muncul setelah Weda Sruti. Smrti membahas tentang hukum dan ajaran agama Hindu, juga dikenal sebagai Dharma Sastra.
Istilah "Smrti" berasal dari Bahasa Sanskerta yang berarti "ingatan", yang menunjukkan pentingnya memelihara ajaran-ajaran suci tersebut.
Editor : Nyoman Suarna