Tapakan Nawa Sanga: Simbol Kekuatan, Keberanian, dan Kebijaksanaan yang Dipercaya Umat Hindu Bali
I Putu Mardika• Selasa, 26 Maret 2024 | 02:57 WIB
TAPAKAN : Tapakan Nawa Sangga berwujud Barong Blas-blasan atau Wayang Wong di Pura Luhur Pucak Kembar yang terletak di Desa Adat Pacung, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali.
TABANAN, BALI EXPRESS - Tapakan Nawa Sangga di Pura Luhur Pucak Kembar, Desa Adat Pacung, Baturiti, Tabanan, Bali, memiliki karakter khusus yang berbeda dari barong pada umumnya.
Keunikan Punggalan Tapakan Nawa Sangga
"Punggalan (kepala) Tapakan Nawa Sangga terbuat dari kayu yang dibentuk sesuai karakternya," jelas Bendesa Adat Pacung, Made Kariawan.
Bagian bibir berwarna merah, mata berwarna hitam dan putih, serta dihiasi emas dan batu permata.
- Gigi putih dan taring tajam melambangkan kekuatan.
- Cudamani di antara alis melambangkan kekuatan pikiran.
- Gelungan di kepala melambangkan kekuasaan, kemakmuran, dan keabadian.
Simbol Dewata Nawa Sangga
Warna dan karakter Tapakan Nawa Sangga juga melambangkan Dewata Nawa Sangga, sembilan dewa yang merupakan manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Anoman (putih) - Sang Hyang Iswara - Timur
Sempati (merah muda) - Sang Hyang Maheswara - Tenggara
Nila Geni (merah) - Sang Hyang Brahma - Selatan
Sugriwa (jingga) - Sang Hyang Rudra - Barat Daya
Sangut (kuning) - Sang Hyang Mahadewa - Barat
Anila (hijau) - Sang Hyang Sangkara - Barat Laut
Delem (hitam) - Sang Hyang Wisnu - Utara
Anggada (merah kehitaman) - Sang Hyang Cambhu - Timur Laut
Rahwana (coklat) - Sang Hyang Siwa - Tengah
"Tapakan Nawa Sangga bukan hanya karya seni yang indah, tetapi juga sarat akan makna simbolis yang mencerminkan nilai-nilai luhur budaya Hindu Bali," kata Kariawan. ***