BALI EXPRESS - Bunga Jepun tidak hanya indah secara visual, tetapi juga menyimpan rahasia keajaiban yang mengejutkan dalam bidang pengobatan tradisional Bali.
Selain menjadi simbol kebaikan, kesejahteraan, dan persatuan, bunga ini secara mengejutkan memiliki beragam manfaat kesehatan yang telah diakui dalam perspektif Ayurweda, salah satu kitab Umat Hindu.
Menurut tradisi Ayurweda, akar, getah, bunga, daun, dan bahkan batang dari pohon Jepun memiliki kegunaan medis yang luar biasa.
Akar pohon Jepun, misalnya, dapat digunakan sebagai obat penghancur kencing batu, sementara getahnya mampu menghilangkan tai lalat dan menyembuhkan luka.
Bunga dan daunnya juga terbukti efektif dalam mengobati bisul dan gatal-gatal pada kulit.
Bahkan batangnya pun memiliki peran dalam menyembuhkan luka pada telapak kaki yang pecah-pecah.
Ir. I Nyoman Prastika, M. Si, Akademisi Fakultas Ayurweda Universitas Hindu Indonesia, menjelaskan bahwa dalam tradisi Hindu, pohon Jepun juga digunakan sebagai obat sakit pinggang.
Proses pengobatannya melibatkan penggunaan kulit pohon yang dicampur dengan kapur sirih dan diletakkan pada bagian pinggang yang sakit.
Namun, kekuatan pengobatan tradisional Bali tidak hanya terletak pada bahan-bahan alaminya.
Mantra pasupati, seperti ‘Ngadeg Sang Hyang Tunggal mada uripin buana kabeh’, dipercaya menjadi bagian penting dalam menyembuhkan penyakit.
Meskipun tidak semua orang memahami mantra secara lengkap, kekhusyukan dan konsentrasi dalam menyampaikan keinginan diyakini dapat memperkuat efek penyembuhan.
Prastika menekankan bahwa esensi dari pengobatan tradisional Bali bergantung pada fokus pikiran individu, yang disebut sebagai Cita Werti Niroda.
Ini menekankan bahwa tidak hanya bahan-bahan alami yang memiliki kekuatan penyembuhan, tetapi juga kekuatan pikiran yang kuat dari individu yang memperkuat efektivitas pengobatan.
Dengan menggabungkan kekayaan alamiah dan kebijaksanaan tradisional, rahasia tersembunyi dari bunga Jepun terungkap sebagai sebuah warisan kuno yang masih relevan dan menjanjikan bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia.
Lebih dari Sekedar Simbol:
- Manfaat Kesehatan:
- Akar: Mengobati kencing batu dengan cara direbus dan diminum airnya.
- Getah: Menghilangkan tahi lalat dan menyembuhkan luka.
- Daun dan Bunga:
- Menyembuhkan bisul dengan cara diulek dan ditempelkan pada bisul.
- Mencegah kanker dan digunakan dalam aromaterapi.
- Mengobati gatal-gatal dengan cara diulek dan dioleskan pada bagian yang gatal.
- Batang: Menyembuhkan luka dan pecah-pecah pada telapak kaki dengan cara dibakar dan diteteskan pada luka.
Pengobatan Tradisional Hindu:
- Lontar Taru Pramana: Menjelaskan manfaat pohon Jepun untuk berbagai penyakit.
- Mantra Pasupati: Digunakan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.
- Cita Werti Niroda: Fokus pikiran individu berperan penting dalam kesembuhan.
Baca Juga: Desa Wisata Dukuh Penaban; Cicipi Lawar Jepun, Baca Dan Nyurat Lontar
Kesimpulan:
Bunga Jepun tak hanya indah, tetapi juga memiliki makna dan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Bali. Bunga ini menjadi simbol budaya dan tradisi Bali yang kaya dan penuh makna. ***
Editor : I Putu Suyatra