Menelusuri Hakikat Tirtayatra bagi Umat Hindu: Bukan Sekedar Wisata, Tapi Perjalanan Suci Penuh Makna
I Putu Suyatra• Kamis, 9 Mei 2024 | 15:01 WIB
Tirtayatra
BALI EXPRESS - Fenomena maraknya umat Hindu Bali yang melaksanakan Tirtayatra dengan beragam tujuan, mulai dari bersembahyang hingga mencari kesembuhan atas petunjuk paranormal, memunculkan pertanyaan tentang hakikat Tirtayatra yang sebenarnya.
Acarya Rasa Prabu Darmayasa, seorang penekun spiritual di Bali, menjelaskan bahwa Tirtayatra berasal dari kata 'tr' yang berarti 'tiryate anena' (manusia diseberangkan dari lautan dosa).
Istilah lain untuk Tirtayatra adalah Tirthatana, dan orang yang melakukannya disebut Tirtayatri.
Tirtayatra adalah perjalanan suci umat Hindu untuk mendapatkan atau memperoleh air suci.
Dalam bahasa sehari-hari di Bali, Tirtayatra dipahami dengan tangkil atau sembahyang ke sejumlah pura, baik di Bali maupun luar Bali.
Keutamaan Tirtayatra ditegaskan dalam Kitab Sarasamuscaya 279, yang menyatakan bahwa Tirtayatra lebih suci daripada penyucian dengan yadnya.
Pelaksanaannya tidak memandang status sosial, dan didasarkan pada bhakti yang tulus ikhlas, tekun, dan sungguh-sungguh.
"Nilai kesucian atau kualitas kesucian Tirtayatra lebih utama daripada membuat upacara banten, walaupun upacara itu tingkatannya utama," ujar Acarya Rasa Prabu Darmayasa.
Tirtayatra bukan sekadar wisata religi, tetapi perjalanan suci penuh makna dengan tujuan mendapatkan air suci dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Dengan persiapan matang dan niat yang tulus, Tirtayatra dapat membawa berkah dan kebahagiaan bagi umat Hindu. ***