Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WASPADA! Melukat di Pura Taman Sari Bisa Kesurupan atau Muntah Muntah: Langsung Sembuh dari Penyakit, Bikin Awet Muda Juga Lho!

Nyoman Suarna • Selasa, 21 Mei 2024 | 20:48 WIB
AWET MUDA: Pura Taman Sari, salah satu tempat melukat umat Hindu Bali yang berkhasiat sembukan penyakit hingga awet muda.
AWET MUDA: Pura Taman Sari, salah satu tempat melukat umat Hindu Bali yang berkhasiat sembukan penyakit hingga awet muda.

BALI EXPRESS - Pura Taman Sari yang terletak di Banjar Sama Griya, Desa Jehem, Tembuku, Bangli Bali tidak hanya sebagai tempat wisata spiritual bagi umat Hindu Bali.

Pura Taman Sari juga dikenal sebagai tempat melukat bagi umat Hindu di Bali  untuk menyembuhkan penyakit nonmedis.

Pura Taman Sari memiliki Pancuran Pangelukatan Dasamala lan Widyadari, yang diyakini mampu menyembuhkan berbagai penyakit nonmedis seperti cetik dan bebai.

Memiliki dua belas pancuran suci, masing-masing pancuran di Pura Taman Sari memiliki fungsi unik.

Sepuluh pancuran berbentuk patung dewi berfungsi untuk menyucikan pikiran dan tubuh.

Sementara dua pancuran lainnya, Pancuran Tirta Ratu Niang Sakti dan Pancuran Naga Basuki, dipercaya untuk penyakit santet atau guna-guna.

Pemangku di Pura Taman Sari, Jro Mangku Ida Bagus Mangku Suabawa yang diwawancarai tahun 2019 silam, mengungkap, air dari pancuran ini memiliki efek langsung pada mereka yang terkena ilmu hitam.

Setelah meminum tirta dari pancuran ini, penderita seringkali mengalami reaksi seperti kesurupan atau muntah muntah, yang merupakan proses pembersihan dari pengaruh negatif.

Prosesi melukat di Pura Taman Sari dimulai dengan sembahyang di pura, kemudian membasuh diri di sepuluh Pancuran Widyadari.

Setelah itu, pemedek meminum air suci dari Pancuran Tirta Ratu Niang Sakti dan Pancuran Naga Basuki.

Menurut Jro Mangku Suabawa, mereka yang melakukan ritual ini sering menunjukkan tanda-tanda penyembuhan seperti muntah muntah atau merasa lebih ringan secara emosional.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Melukat untuk Anak yang Sulit Bicara: Umat Hindu Bali Yakini Tempat Ini Sangat Ampuh

Ada dua cara melukat yang bisa dipilih oleh pamedek, yaitu sembahyang terlebih dahulu di pura, kemudian melukat di pancuran.

Atau melukat terlebih dahulu di pancuran, kemudian sembahyang di pura.

Pemedek yang datang untuk berobat harus membawa dua banten pejati  yang akan dihaturkan di utama mandala pura dan Palinggih Ratu Dewi Gangga.

Selain dua pancuran utama untuk penyembuhan, ada sepuluh pancuran lainnya yang disebut Pancuran Widyadari.

Masing-masing pancuran memiliki manfaat yang berbeda.

Pancuran Pangeleburan Mala: Lima pancuran untuk membersihkan diri dari kotoran spiritual.

Pancuran Pangeleburan Bala: Satu pancuran untuk membersihkan dari gangguan.

Pancuran Tirta Awet Muda: Untuk memohon panjang umur.

Pancuran Kesuksesan: Untuk memohon kesuksesan dalam karier dan usaha.

Pancuran Taksu: Untuk mendapatkan kharisma atau daya tarik spiritual.

Pancuran Tirta Spiritual: Untuk penekun ilmu spiritual.

Pujawali di Pura Taman Sari jatuh pada Anggara Kasih Wuku Prangbakat. Pura ini mudah diakses, hanya sekitar 200 meter dari pemukiman warga di Banjar Sama Griya.

Lokasinya asri dengan pepohonan besar yang masih terjaga di lembah Taman Sari.

Dari Denpasar, bisa ditempuh melalui jalur Tembuku menuju Besakih, Karangasem, dengan jarak sekitar lima kilometer dari Kota Bangli.

Editor : Nyoman Suarna
#melukat #bali #hindu bali #kesurupan #muntah #hindu #pura taman sari #pura #Awet Muda