Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

SIAP-SIAP!!Melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi Bisa Muntah-Muntah jika Ada Penyakit

I Putu Mardika • Senin, 27 Mei 2024 | 23:32 WIB

Melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan
Melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan
TABANAN, BALI EXPRESS-Banyak kisah dari pemedek yang nangkil di Pura Kedatuan Raksa Sidhi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Dari berbagai pengalaman pemedek yang nangkil, sebagian besar mereka nangkil karena mengalami kondisi sakit non medis. Tidak jarang pula saat melukat mereka mengalami muntah-muntah hingga menangis di tempat.

Dikatakan Mangku Taman, pemedek sering mengalami reaksi aneh saat proses melukat. Mulai dari menangis, teriak, hingga muntah-muntah.

Meski demikian, Mangku Taman menyarankan agar tidak kaget lantas berhenti melakukan penglukatan. 

Menurutnya, hal itu merupakan hal yang normal jika kondisi tubuh mengalami gangguan kesehatan secara non medis.

Hal ini diyakini jika penyakit non medis tersebut dilebur oleh kekuatan air di penglukatan Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi.

Baca Juga: Dulu Terkenal Angker, Kini Jadi Tempat Melukat Favorit, Dari Memohon Kesembuhan hingga Keturunan

“Kalau sudah penyakitnya keluar, pasti ada reaksi. Itu tidak bisa dipungkiri, karena memang tujuan melukat adalah memohon Kesehatan dan kesembuhan baik fisik dan mental,” katanya.

Keunikan lainnya, kondisi air yang selalu jernih meskipun saat musim hujan. Bahkan suhu air juga acapkali berubah. Saat terkena sinar matahari, suhu air begitu dingin. Sedangkan pada musim hujan, justru air tidak terlalu dingin.

“Kalau malam hari juga kondisi suhu airnya tidak terlalu dingin, ini memang unik. Biar hujan deras, air tidak akan dingin. Sebaliknya, saat sinar matahari terik, airnya justru dingin sekali” imbuhnya.

Disinggung terkait testimoni para pengunjung, Mangku Taman mengaku jika banyak pemedek yang sudah membuktikan kesidhian dari air di penglukatan ini. Ia menyebut, banyak pemedek yang sembuh setelah melukat ke pura ini.

“Ada yang dulu sakit, setelah beberapa kali melukat, kondisinya sudah membaik, sembuh, cerita cerita seperti itu sudah banyak disampaikan. Makanya tidak heran kalau yang nangkil selalu ramai” sebutnya.

proses persembahyangan di Pura Kedatuan Raksa Sidhi setelah melalui ritual melukat
proses persembahyangan di Pura Kedatuan Raksa Sidhi setelah melalui ritual melukat

ia menyebut seperti keyakinan Umat Hindu Bali pada umumnya, mereka yang nangkil ke pura ini dilakukan saat setiap kajeng kliwon, purnama dan hari-hari tertentu untuk proses melukat.

Baca Juga: Tempat Melukat Umat Hindu Bali Ini Diyakini Bisa Bikin Awet Muda: Lokasinya Tersembunyi, Jarang Ada yang Berani Masuk

"Kadang yang nangkil tidak hanya orang biasa, tetapi juga kadang sudah madwijati seperti pendeta-pendeta sering nangkil kesini. Mereka mengaku ada pawisik untuk nangkil melukat kesini,"singkatnya(dik)

Editor : I Putu Mardika
#melukat #bali #Kedatuan #hindu bali #hindu #pura #penebel #Non medis #tabanan