BALI EXPRESS - Di Banjar Guliang Kangin, Tamanbali, Bangli, terdapat sebuah tempat melukat yang diyakini memiliki kekuatan magis.
Sesuai namanya Pancoran Solas, tempat ini memiliki sebelas pancoran atau pancuran air suci yang diyakini sebagai tempat melukat untuk menyembuhkan berbagai penyakit medis maupun non medis.
Pemangku Pancoran Solas, Mangku I Nyoman Danu, atau yang akrab dipanggil Jro Hyang Danu, menjelaskan, pancuran ini telah ada sejak dahulu dan difungsikan oleh masyarakat sebagai tempat untuk upacara melasti dan melukat, terutama saat hari-hari suci Bali seperti Kajeng Kliwon, Purnama, dan Tilem.
Menurut Jro Danu, banyak orang yang datang melukat karena mengalami penyakit berat baik medis maupun non medis.
Salah satunya adalah seorang penderita stroke. Dia bisa berjalan kembali setelah melukat di Pancoran Solas.
Hal ini, kata Jro Hyang Danu, terjadi berkat tuah dari Pancoran Solas setelah melukat.
Melukat di Pancoran Solas dapat dilakukan pada pagi, siang, atau malam hari, tergantung keinginan umat Hindu yang tangkil.
Proses melukat memakai sarana canang yang dihaturkan di setiap pancoran. Setelah itu air dari pancoran diminum sebanyak tiga kali dan digunakan untuk mencuci muka sebanyak tiga kali, sebelum membasahi seluruh tubuh, terutama bagian yang sakit.
Salah satu pancoran, yaitu pancoran nomor tiga dari utara, diyakini sebagai tirta penyembuh berbagai penyakit non-medis.
Pamedek yang terkena penyakit bebai (ilmu hitam) biasanya akan muntah-muntah saat melukat di pancoran ini, sebagai tanda pengusiran penyakit.
Tidak hanya itu, melukat di Pancoran Solas juga disarankan untuk yang sulit punya keturunan.
Pancoran Solas dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dari Lapangan Astina Gianyar, menuju ke timur melewati perbatasan Klungkung, Bangli, dan Gianyar.
Dari Lapangan Tulikup, belok ke kiri menuju Taman Nusa. Dari Taman Nusa, hanya berjarak sekitar 900 meter untuk sampai di Banjar Guliang Kangin, Tamanbali, Bangli.
Di pinggir jalan terdapat papan nama yang menunjukkan arah ke Pancoran Solas.
Setelah sampai di tempat parkir, pengunjung harus menuruni sekitar 200 anak tangga untuk mencapai lokasi pancoran.
Pancoran Solas bukan hanya tempat melukat, tapi juga tempat bagi mereka yang mencari kesembuhan dan berkah.
Editor : Nyoman Suarna