Fakta-fakta Menarik dan Keunikan Piodalan di Pura Dalem Karangasem: Ikan Tetapakan dan Jejak Suci Tokoh Hindu Bali, Dang Hyang Nirartha
IGA Kusuma Yoni• Minggu, 14 Juli 2024 | 17:15 WIB
Pura Dalem Karangasem yang memiliki keunikan saat Piodalan.
BALIEXPRESS.ID - Piodalan di Pura Dalem Karangasem, yang terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai dekat Kampung Kepiting, jatuh pada Hari Sabtu Pon wuku Dunggulan, tepatnya tiga hari setelah umat Hindu Bali merayakan Hari Raya Galungan.
Piodalan ini mengikuti tata cara Desa Adat Tuban, Kabupaten Badung, Bali, namun ada satu hal unik dalam pelaksanaannya yang membedakannya dari piodalan di pura lainnya.
Keunikan Piodalan dengan Ikan Tetapakan
Pada piodalan di Pura Dalem Karangasem, harus digunakan ikan Tetapakan, yaitu ikan yang hanya memiliki daging di satu sisi tubuhnya.
"Selain menggunakan daging suci seperti bebek, untuk upacara di pura ini juga menggunakan ikan Tetapakan," jelas Pemangku Pura Dalem Karangasem, I Ketut Anom Suparta.
Penggunaan ikan Tetapakan ini memiliki kaitan erat dengan kisah perjalanan suci Dang Hyang Nirartha.
Kisah Suci Dang Hyang Nirartha
Mangku Anom menceritakan bahwa selama tinggal selama tujuh hari di Pura Dalem Karangasem, Dang Hyang Nirartha disuguhi berbagai hasil laut oleh masyarakat setempat, termasuk ikan.
Suatu hari, ketika menikmati hidangan ikan, Beliau mendapati satu sisi ikan belum matang.
Karena merasa tidak nyaman, Dang Hyang Nirartha memberkati ikan tersebut agar kembali hidup dan kemudian melepaskannya ke laut.
Hingga kini, ikan tersebut menjadi salah satu persembahan wajib dalam piodalan di Pura Dalem Karangasem.
Ida Bhatara Dalem Karangasem yang Dipuja
Pura Dalem Karangasem memuja Ida Bhatara Dalem Karangasem.
Selain disungsung oleh masyarakat Desa Adat Tuban hingga ke Pulau Serangan, pura ini juga disusung oleh seluruh umat Hindu di Bali.
Fakta Menarik tentang Pura Dalem Karangasem
1. Jejak Perjalanan Dang Hyang Nirartha: Pura ini menjadi saksi perjalanan suci Dang Hyang Nirartha yang tinggal selama tujuh hari.
2. Ida Bhatara Dalem Karangasem: Yang dipuja di pura ini adalah Ida Bhatara Dalem Karangasem.
3. Pujaan Umat Hindu di Bali: Pura ini disungsung oleh seluruh umat Hindu, khususnya masyarakat Desa Adat Tuban dan sekitarnya.
4. Keunikan Ikan Tetapakan: Dalam piodalan, wajib menggunakan ikan Tetapakan yang berkaitan dengan kisah ikan yang diberkati oleh Dang Hyang Nirartha.
5. Hari Piodalan: Piodalan di pura ini jatuh pada Hari Sabtu Pon wuku Dunggulan, tiga hari setelah Hari Raya Galungan.
Piodalan di Pura Dalem Karangasem tidak hanya menjadi momen keagamaan yang sakral, tetapi juga menampilkan keunikan tradisi yang penuh makna dan sejarah.
Penggunaan ikan Tetapakan sebagai persembahan menjadi simbol keberkahan dan penghormatan terhadap kisah suci Dang Hyang Nirartha, menjadikan piodalan di pura ini sangat istimewa di Bali. ***