Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nangkil ke Pura Luhur Muncaksari Tabanan, Pemedek bisa Peroleh Paica Manik Galih sebagai Jejaton

I Putu Mardika • Kamis, 18 Juli 2024 | 02:08 WIB

Pura Luhur Muncaksari Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan
Pura Luhur Muncaksari Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan
BALIEXPRESS.ID-Di Pura Luhur Muncaksari yang terletak di Banjar Anyar, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali ada pemberian Paica Manik Galih yang nangkil.

Paica ini diberikan kepada seluruh umat (Pamedek) yang datang ke Pura Luhur Muncaksari. Pemberian paica di Pura Luhur Munckasari sebagai simbol kesuburan serta keberlimpahan hasil alam pertanian pada umatnya.

Mangku Gede Pura Muncak Sari I Wayan Sudarma pemberian Paica Manik Galih pada seluruh umat yang bersembahyang pada sadasarnya bukan tradisi baru, namun sudah berlangsung sejak lama di Pura Luhur Muncaksari.

Setiap Pamedek akan diberikan Paica Manik Galih, yang umumnya diletakan pada masing-masing Soda milik Pamedek itu sendiri.

Baca Juga: Pura Luhur Muncaksari Tabanan, Jadi Tempat Memohon Kemakmuran, Seblum Bercocok Tanam Petani kerap Nangkil

“Umat Hindu meyakini Pura Luhur Muncaksari sebagai pemberi kesuburan alam dan keberlimpahan hasil panen di lingkungan, dan sekaligis mendapatkan simbol kesuburan dan keberhasilan hasil panen berupa Manik Galih (padi),” ungkapnya.

Masyarakat diwajibkan untuk melaksanakan ritual khusus ketika Paica Manik Galih sampai pada rumah masing-masing.

Hal ini merupakan wujud dari kuatnya pandangan sakral dari umat, terhadap Manik Galih yang berposisi sebagai simbol Ida Bhatar Pasedahan Agung.

Ritual khusus tersebut wajib dilaksanakan oleh setiap umat yang Nunas atau mendapatkan Manik Galih.

Realita dilapangan menunjukkan bahwa, umat yang mendapatkan Manik Galih diwajibkan untuk menghaturkan Segehan Putih Kuning dibagian bawah dari tempat penyimpanan Manik Galih itu sendiri.

Manik Galih yang didapatkan juga wajib ditempatkan pada Pulu (tempat menyimpan beras) atau Pengajeg.

Paica Manik Galih sering dijadikan Jejaton (benih pilihan bernuansa magis) oleh petani dalam proses pembuatan bibit padi.

Baca Juga: Pura Pengubengan Besakih, Stana Sang Hyang Taksaka, Jadi tempat Ngubeng saat pujawali

Paica Manik Galih yang diterima dari Pura Luhur Muncaksari, diyakini sebagai perwakilan kekuatan Ida Bhatara Pasedahan Agung sebagai penguasa kesuburan alam dan keberhasilan dunia agraris.

Petani secara konsisten menyertakan Paica Manik Galih ketika hendak memulai proses pembibitan padi. Paica Manik Galih disertakan mulai dari perendaman bibit padi sampai akhirnya ikut menjadi salah satu bibit padi yang siap ditanam.

“Kondisi ini menjadika Paica Manik Galih sebagai simbol kesuburan alam dan keberhasilan dunia agraris,” tutupnya (dik)

Editor : I Putu Mardika
#Pura Luhur Muncaksari #Manik Galih #bali #hindu bali #hindu #pura