Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Basuki Besakih: Stana Naga Basuki di Meru Tumpang Tujuh, Simbol Kemakmuran

I Putu Mardika • Sabtu, 27 Juli 2024 | 19:44 WIB

Pura Basukian di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem
Pura Basukian di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem
BALIEXPRESS.ID-Pura Basukian tidak hanya dijadikan sebagai Uluning Puseh jagat di Bali. Tetapi, Pura Basukian menjadi stana dari Hyang Naga Basuki yang menjadi sumber kemakmuran di Bali.

Secara struktur, Pura Basukian yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali terdiri dari dwi mandala, yakni Madya Mandala dan Utama Mandala.

Posisi mandala dipisahkan oleh candi bentar, sekaligur dibedakan oleh posisi utama mandala yang semakin tinggi dari madya mandala.

Pemangku Pura Basukian, Jro Mangku Kindu Pada areal utama Mandala yang posisinya paling tinggi.

Di areal ini, terdapat Meru Tumpang Tujuh sebagai tempat memuja Hyang Naga Basuki dalam pemurtiannya yakni Dewa Wisnu.

Baca Juga: Asal Usul Pura Basukian: Titik Awal Rsi Markandeya Menanam Panca Datu, Dilakukan Tahun 111 Saka  

Hal inilah menjadi kahyangan jagat dan menjadi salah satu dari 18 kahyangan di Pura Besakih.

“Pura ini sebagai Hyang Naga Basuki penganugrah kerahayuan jagat dan semua makhluk yang ada,” sebutnya.

Pelinggih Pokok ini diapit oleh dua bale pepelik yang dijadikan sebagai tempat ngias Ida Bhatara saat Pujawali.

Di areal ini juga terdapat pelinggih Gusti Jelaung, Pelinggih Rong Tiga Kawitan Bali Mula, Pelinggih Ibu Pertiwi, Gedong Simpen dan Bale Pengaruman genah ngias Ida Bhatara.

Pemujaan Hyang Naga Basuki di Pura Basukian juga selaras dengan lontar Kusuma Dewa. Lontar ini begitu penting dalam keagamaan Hindu di Bali.

Sebab, lontar ini memaparkan hubungan yang erat antara keterkaitan pura basukian, pura bangun sakti, Pura Pangubengan dan Pura Goa Raja di Besakih.

Baca Juga: Beji Waringin Pitu: Tempat Melukat Tersohor di Bali dengan Tujuh Simbol Khusus

Pujawali di Pura Basukian jatuh pada Buda Wage Kelawu atau Buda Cemeng Kelawu. Ada juga pujawali setiap setahun sekali yakni Purnama Kawulu sebagai karya agung. Kemudian

“Pujawali ini juga bersamaan dengan pujawali di Pura Pengubengan sebagai Stana Hyang Naga Taksaka, dan Pura Goa Raja atau stana pesamuan Bhatara Sang Hyang Naga Tiga. Yakni Anantaboga, Hyang Basuki dan Taksaka”

Pengempon Pura Basuki ini adalah Kabupaten Tabanan dan Pengempon Pemaksan Basukian.

“Pemedek yang nangkil ke Pura Besakih juga disarankan untuk nangkil ke Pura Basukian untuk memohon kesejahteraan dan keselamatan,” tutupnya. (dik)

BERDAYA: Petani sedang menanam bawang merah di Desa/Kecamatan Rubaru, Sumenep.
BERDAYA: Petani sedang menanam bawang merah di Desa/Kecamatan Rubaru, Sumenep.
Photo
Photo
Editor : I Putu Mardika