Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rahasia Pancaka Tirta: Fungsi Lain dari Air Suci di Pura Tirta Empul bagi Umat Hindu Bali

Putu Agus Adegrantika • Minggu, 28 Juli 2024 | 17:21 WIB

Pura Tirta Empul, yang terkenal dengan sumber air suci dan ritual melukatnya, ternyata menyimpan rahasia lain yang tak kalah menarik, khususnya untuk umat Hindu Bali.
Pura Tirta Empul, yang terkenal dengan sumber air suci dan ritual melukatnya, ternyata menyimpan rahasia lain yang tak kalah menarik, khususnya untuk umat Hindu Bali.

BALIEXPRESS.ID - Pura Tirta Empul, yang terkenal dengan sumber air suci dan ritual melukatnya, ternyata menyimpan rahasia lain yang tak kalah menarik, khususnya untuk umat Hindu Bali.

Di bagian timur pura, terdapat Pancaka Tirta, sebuah sumber air khusus yang digunakan untuk upacara Dewa Yadnya.

Pancaka Tirta: Sumber Air Suci untuk Upacara Agama Hindu 

Pancaka Tirta, yang berarti "lima jenis tirta", merupakan kumpulan dari lima jenis air suci yang memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda dalam upacara agama Hindu, terutama Dewa Yadnya.

Baca Juga: Berawal Dari Tanah Harum, Begini Sejarah Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang

Air suci ini dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang dapat membersihkan diri dan menyucikan segala sesuatu.

Prosesi Pengambilan Tirta

Sebelum pelaksanaan upacara Dewa Yadnya, terlebih dahulu dilakukan prosesi pengambilan tirta dari Pancaka Tirta.

Prosesi ini disebut dengan pamendakan tirta. Masyarakat akan membawa upakara dan melakukan persembahyangan sebelum mengambil air suci.

Baca Juga: Asal Usul Desa Pegayaman di Buleleng: Erat dengan Raja Buleleng Ki Barak Panji Sakti, Jadi Tameng Kerajaan Buleleng dari Serangan

Lima Jenis Tirta dan Fungsinya

Pancaka Tirta terdiri dari lima jenis air suci, yaitu:

1.  Tirta Pamarisudha

Berfungsi untuk mensucikan segala sesuatu dari segala jenis kotoran.

2.  Tirta Panglukatan

Digunakan untuk menyucikan segala upacara agar bebas dari segala halangan dan rintangan.

3.  Tirta Tegteg

Digunakan untuk ngaci Sri, yaitu dipakai pada padi, beras, cawu, dan nasi.

4.  Tirta Sudhamala

Digunakan pada upacara macaru dan untuk ngalukat banten dan palinggih.

Baca Juga: TAHU NGGAK! Desa Banyuasri Awalnya Bernama Banyumala, Begini Sejarahnya

5.  Tirta Banyun Cokor

Dipercikkan di kepala dan wajah untuk menyucikan panca indra.

Peran Pancaka Tirta dalam Upacara Dewa Yadnya

Pancaka Tirta memiliki peran yang sangat penting dalam upacara Dewa Yadnya. Air suci ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

Baca Juga: Sejarah Desa Trunyan: Legenda Putri Betara Kehen yang Diperistri Ratu Sakti Pancering Jagat

Piodalan di Pura Tirta Empul

Piodalan di Pura Tirta Empul merupakan upacara besar yang dilaksanakan setiap tahun.

Pada saat piodalan, masyarakat akan melakukan prosesi pamendakan tirta dengan iring-iringan tarian dan gamelan. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pura tirta empul #dewa yadnya #hindu #Pancaka Tirta #tampaksiring