BALIEXPRESS.ID - Pura Kancing Gumi, yang terletak di Banjar Batulantar, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali menyimpan keunikan spiritual Hindu yang menarik perhatian.
Tidak hanya prosesi sembahyang yang berbeda, di mana umat Hindu melakukan sujud kepada Ibu Pertiwi dan ujung Lingga yang berada di dasar bumi setelah Panca Sembah, namun juga ritual tradisional yang jarang ditemukan di tempat lain.
Salah satu ritual unik yang dilakukan di Pura ini adalah Nunas Bangked, yaitu memohon berkah untuk ketenangan jiwa.
Jro Mangku Gede Murdiana, pemangku Pura Kancing Gumi, menjelaskan bahwa ritual ini sudah menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan di Pura tersebut.
"Bangked ini merupakan bagian dari Lingga Yoni yang diambil dan digunakan sebagai tanda yang diletakkan di antara kedua alis," ungkapnya.
"Namun, kini bangked tersebut bukan lagi berupa tanah, melainkan arang dari pohon Amertha yang tumbuh di sekitar Palinggih Lingga Yoni," jelasnya.
Keunikan pohon Amertha ini pun tak kalah menarik.
Pohon tersebut hanya tumbuh di sekitar pelinggih Lingga Yoni di Pura Kancing Gumi dan memiliki siklus hidup unik, di mana setelah mencapai usia tertentu, pohon akan mati dan digantikan oleh pohon baru.
Kayu dari pohon ini dibakar, abunya dilarutkan dengan Tirta, lalu dibagikan kepada umat sebagai bangked, yang dipercaya membawa ketenangan dan kedamaian jiwa.
Baca Juga: Barong Landung Sarat Makna Filosofis, Diyakini sebagai Penolak Bala
Selain bangked, umat yang datang ke Pura Kancing Gumi juga diberikan gelang Tri Datu yang sudah dipasupati.
Gelang ini memiliki fungsi sebagai penetralisir kekuatan negatif, menjaga umat dari segala bentuk malapetaka.
Ritual-ritual unik di Pura Kancing Gumi ini tidak hanya memperkaya tradisi spiritual Bali tetapi juga menambah daya tarik bagi umat yang ingin mencari ketenangan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Keunikan-keunikan inilah yang membuat Pura Kancing Gumi menjadi tempat yang patut dikunjungi oleh mereka yang mencari kedamaian batin di tengah kehidupan yang penuh tantangan. ***