Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rekomendasi Tempat Melukat di Bali: Pancoran Yeh Bengu, Misteri dan Khasiat dari Air Berbau Busuk di Banjar Sayan

IGA Kusuma Yoni • Selasa, 20 Agustus 2024 | 20:11 WIB
Pancoran Yeh Bengu di Banjar Sayan Delodan, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali
Pancoran Yeh Bengu di Banjar Sayan Delodan, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali

BALIEXPRESS.ID - Meskipun air dari Pancoran Yeh Bengu di Banjar Sayan Delodan, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali terkenal dengan bau telur busuk dan rasa amis, khasiat kesembuhan yang dimilikinya menarik perhatian banyak orang.

Selama lebih dari 10 tahun, Mangku Meden telah melayani sebagai pemangku di tempat suci ini, dan banyak warga yang melaporkan kesembuhan dari berbagai penyakit setelah menggunakan air pancoran ini.

Menurut Mangku Meden, air Pancoran Yeh Bengu tidak hanya bermanfaat untuk penyakit medis, tetapi juga untuk masalah kesehatan non-medis.

“Kami telah menyaksikan banyak kesembuhan dari penyakit kulit, bahkan penderita batu ginjal yang sembuh setelah memohon penyembuhan di sini,” ungkap Mangku Meden.

Tak hanya itu, Pancoran Yeh Bengu juga terkenal mampu menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh faktor non-medis atau niskala, seperti sakit bebainan atau gangguan energi negatif.

“Orang yang menderita penyakit non-medis biasanya merasakan perubahan positif setelah melakukan pengelukatan di pancoran ini,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan pengelukatan di Pancoran Yeh Bengu, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan.

Mangku Meden menjelaskan bahwa pengunjung cukup membawa tiga buah pejati, yaitu sarana pokok untuk memohon pengelukatan.

Meskipun demikian, banyak orang yang membawa perlengkapan tambahan sesuai petunjuk yang mereka terima.

Waktu yang dianggap paling baik untuk melukat di Pancoran Yeh Bengu adalah pada hari-hari khusus seperti Kajeng Kliwon, Purnama, Tilem, atau hari otonan.

“Melakukan pengelukatan pada hari otonan dipercaya memberikan manfaat baik karena dilakukan pada hari kelahirannya,” kata Mangku Meden.

Selain digunakan untuk pengelukatan, air Pancoran Yeh Bengu juga dimanfaatkan sebagai sumber air suci.

Air ini tidak hanya digunakan dalam upacara keagamaan sebagai tirta anyar, tetapi juga sebagai permandian umum oleh masyarakat sekitar.

Dengan kualitas dan manfaat yang terjaga sepanjang tahun, Pancoran Yeh Bengu terus menjadi tempat yang penuh misteri dan kekuatan penyembuhan, menarik minat banyak orang untuk mencari manfaat dan kesucian dari airnya. ***

Editor : I Putu Suyatra
#melukat #bali #mengwi #Pancoran Yeh Bengu #Penyembuhan #badung