Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Menarik dari Pura Bukit Mentik: Melihat Letusan Gunung Batur dan Keajaiban Lava yang Tidak Panas

I Putu Suyatra • Minggu, 1 September 2024 | 19:07 WIB
Jero Ardiyasa saat menceritakan kisahnya 2017 silam
Jero Ardiyasa saat menceritakan kisahnya 2017 silam

BALIEXPRESS.ID - Kejadian menegangkan terjadi di Pura Bukit Mentik, Batur, Bangli, Bali yang mengungkapkan kisah heroik dan keajaiban alam.

Jero Ardiyasa, seorang tokoh setempat, menceritakan pengalamannya yang menegangkan saat menyaksikan letusan Gunung Batur terakhir kali, pada tahun 1972.

Dalam wawancara eksklusif dengan Bali Express (Jawa Pos Group) di rumahnya di Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli, Rabu (22/11/2-17), Jero Ardiyasa mengungkapkan bagaimana ia menghadapi bencana alam tersebut.

Letusan Gunung Batur: Momen Ketegangan dan Doa

Menurut Jero Ardiyasa, saat letusan Gunung Batur terjadi, ia bersama lima rekannya turun menuju Pura Bukit Mentik di kaki gunung untuk berdoa dan meminta perlindungan.

Dalam suasana mencekam tengah malam, Ardiyasa dan teman-temannya melihat letusan gunung yang memancarkan api seperti kembang api.

"Kami merasa perlu untuk meminta keselamatan dan perlindungan agar letusan ini tidak merusak pura atau berdampak besar pada umat," ungkap Ardiyasa.

Keajaiban Lava: Ketidakpercayaan dan Keajaiban

Setelah letusan terjadi, lava mulai mengalir ke area jaba pura.

Jero Ardiyasa menceritakan momen yang menakjubkan ketika ia secara tidak sengaja menginjak lava.

"Saya merasa seperti terkena air, tanpa merasakan panas sedikit pun. Sementara teman-teman saya tidak percaya dan mencoba dengan kayu, yang segera terbakar saat terkena lava," jelas Ardiyasa.

Perjalanan Menuju Pura dan Pembangunan

Ardiyasa juga mengungkapkan betapa sulitnya perjalanan menuju pura pada masa itu.

Jalan yang harus dilalui sangat curam dan terjal, dan bahan bangunan seperti semen sangat sulit didapat.

Selama piodalan, mereka hanya menggunakan jalan setapak yang melewati tebing dan jurang.

"Kami selalu membawa sesajen dan banten di tangan kanan, serta anak atau rekan di tangan kiri," katanya.

Pembangunan Pura Bukit Mentik: Dari Keberhasilan Karir hingga Bantuan Masyarakat

Pembangunan Pura Bukit Mentik dimulai dari seorang individu yang berhasil dalam karirnya. Keberhasilan ini diyakini membawa berkah dan membantu memulai pembangunan pura sedikit demi sedikit.

"Pembangunan ini melibatkan kerja keras masyarakat dan dana punia dari pemedek yang datang ke pura," tambah Ardiyasa.

Pesan dan Inspirasi: Keselamatan dan Keberhasilan

Kisah Jero Ardiyasa tidak hanya memberikan wawasan tentang bencana alam dan keajaiban, tetapi juga tentang pentingnya keselamatan dan keberhasilan.

Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga dan menginspirasi bagi semua yang mendengarnya.

Ikuti terus berita terbaru untuk mendapatkan update dan kisah menarik lainnya seputar Pura Bukit Mentik dan peristiwa-peristiwa penting di Bali. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #bangli #gunung batur #Pura Bukit Mentik