Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

JARANG DIKETAHUI! Sejarah Warga dan Keturunan Salah Satu Banjar di Bali Ini Tak Boleh Makan Timbul: Ada Hubungannya dengan Kisah di Goa Raksasa

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 29 September 2024 | 02:57 WIB
Goa Raksasa Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.
Goa Raksasa Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

BALIEXPRESS.ID - Beralih sejenak dari kesibukan sehari-hari, mari kita eksplorasi keindahan dan misteri yang tersembunyi di Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

Di sini, di sebelah utara Pura Peneduhan, tersimpan hamparan sawah hijau yang memikat dan pepohonan besar yang menjulang tinggi.

Namun, suasana mistis seolah menyelimuti tempat ini, terutama di area Goa Raksasa, yang menjadi sorotan perhatian banyak kalangan.

Bersama Jero Mangku Made Jata, wartawan kami menyusuri pematang sawah menuju arah utara Pura Peneduhan.

Perjalanan kami terhenti di depan sebuah pohon rimbun yang menandakan keberadaan gua besar.

Di mulut goa, yang berukuran sekitar 2 meter lebar dan 10 meter tinggi, terhampar dua batu besar dan dikelilingi oleh pepohonan lebat.

Di atasnya, sebuah pohon Pule besar menjuntai dengan akar yang melilit batu, menambah kesan angker dan misterius.

Keberanian dan Ketakutan Menyelubungi Goa Raksasa

Kondisi di sekitar goa sangat gelap, dan tidak ada satu pun yang berani menyusuri lebih dalam.

Menurut Jero Mangku, kedalaman goa ini masih menjadi misteri, dan penduduk setempat menganggapnya sebagai tempat yang tenget (angker).

Mitos menyebutkan bahwa gua ini terhubung dengan sungai yang pernah diminum oleh rombongan Kerajaan Badung saat mereka berlayar menuju Kerajaan Tabanan.

Cerita menarik pun mulai terungkap ketika Jero Mangku menceritakan asal-usul Goa Raksasa.

Dikenal sebagai tempat tinggal raksasa, kepercayaan ini dipegang erat oleh masyarakat Sanggulan melalui tradisi lisan.

Menurutnya, gua ini memiliki kaitan erat dengan sejarah Kerajaan Tabanan.

Dalam suatu acara besar, penari Rejang yang berjumlah 108 selalu menghilang tanpa jejak, khususnya penari yang berada di barisan paling belakang.

Raja Tabanan dan Penelusuran Misteri

Raja Tabanan, yang penasaran dengan kejadian tersebut, berinisiatif memberikan jelijih (gabah) kepada penari untuk ditinggalkan sebagai jejak.

Setelah pertunjukan, penari tersebut kembali menghilang, dan jejaknya membawa raja ke Goa Raksasa.

Di sanalah, dia menemukan raksasa yang selama ini mengganggu pertunjukan.

Kendati demikian, raksasa itu tak dapat dibunuh, bahkan oleh pasukan kerajaan yang dilengkapi berbagai senjata.

Raja pun meminta pemilik sawah di dekat gua untuk melakukan tindakan.

Dengan pura-pura menitipkan ilalang, pemilik sawah mencoba membakar ilalang tersebut, namun api tidak berhasil membunuh raksasa.

Kutukan Raksasa dan Dampaknya pada Warga Sanggulan

Setelah upaya gagal tersebut, raksasa itu memberi tahu bahwa hanya carang timbul (batang keluwih) sepanjang tiga jengkal yang dapat mengakhiri hidupnya.

Dengan tekad, pemilik sawah berhasil mengalahkan raksasa dengan memukulkan batang timbul hingga raksasa itu mati, namun tidak tanpa konsekuensi.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, raksasa itu melontarkan kutukan kepada warga Sanggulan untuk tidak mengonsumsi timbul.

Konsekuensinya sangat berat; jika dilanggar, warga akan mengalami sakit perut yang tak dapat disembuhkan dengan pengobatan biasa, melainkan hanya bisa diobati dengan percikan tirta.

Kutukan tersebut tidak hanya berlaku bagi warga yang tinggal di Banjar Sanggulan, tetapi juga bagi keturunan mereka yang merantau.

Suatu ketika, sekaa gong Banjar Sanggulan tak sengaja mengonsumsi makanan berbahan timbul dan seketika merasakan sakit perut hingga bisa disembuhkan dengan tirta dari Pemangku Banjar Sanggulan.

Hal ini semakin mengukuhkan keyakinan warga akan kekuatan kutukan tersebut.

Dari kisah Goa Raksasa dan kutukannya, kita dapat melihat bagaimana tradisi dan kepercayaan lokal masih berperan penting dalam kehidupan masyarakat Sanggulan.

Suasana mistis dan legenda yang mengelilingi gua ini menjadikannya sebagai destinasi menarik bagi mereka yang mencari keajaiban dan misteri di tengah keindahan alam Bali.

Apakah Anda berani menjelajahi kisah yang tersembunyi di dalam Goa Raksasa? *** 

 
Editor : I Putu Suyatra
#goa raksasa #timbul #bali #sejarah #sanggulan #kutukan #tabanan