Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

6 Hal yang Sulit Dipercaya di Pura Kebo Edan, Tempat Suci Hindu Bali Penakluk Ilmu Hitam dan Tempat Memohon Kesembuhan

I Putu Suyatra • Jumat, 25 Oktober 2024 | 00:57 WIB

Pura Kebo Edan di Desa Pejeng, Gianyar, Bali.
Pura Kebo Edan di Desa Pejeng, Gianyar, Bali.

BALIEXPRESS.ID - Terletak di perbatasan Desa Pejeng dan Bedulu, Gianyar, ada sebuah tempat suci Hindu Bali bernama Pura Kebo Edan.

Pura ini menyimpan segudang kisah mistis dan kepercayaan yang kuat.

Selain memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Bali Kuna, pura ini dikenal sebagai benteng anti-ilmu hitam, termasuk ilmu pangleakan.

Sosok Bhairawa yang dihormati di sini diyakini sebagai pemusnah segala bentuk kekuatan hitam yang menakutkan.

Jro Mangku Ngakan Putu Duaja, pemangku Pura Kebo Edan, mengungkapkan bahwa keyakinan ini sudah mendarah daging di masyarakat setempat.

Tak heran, mereka yang memiliki ilmu hitam jarang sekali berani memasuki area pura.

"Jika mereka berani masuk, konon mereka akan dibuat kebingungan dan bahkan tidak bisa menemukan jalan keluar," jelasnya.

Mangku Duaja sendiri pernah menyaksikan peristiwa aneh yang memperkuat kepercayaan tersebut.

Suatu ketika, seorang pengunjung yang berniat sembahyang tiba-tiba berubah sikap seperti orang kesurupan.

Kejadian aneh ini terjadi ketika Mangku Duaja mendapat telepon dari rombongan umat yang bertanya kapan Pura Kebo Edan akan dibuka.

Saat sore harinya, ketika rombongan tiba, salah satu dari mereka—seorang perempuan paruh baya—tiba-tiba menunjukkan perilaku aneh, seolah sedang melakukan ritual ngereh.

Perempuan itu menjulurkan lidah dan rambutnya terurai menutupi wajahnya, seakan-akan tengah berubah wujud.

"Ini jadi pengingat bahwa jangan membawa hal-hal yang tidak pantas ke dalam pura," tambahnya.

Selain sebagai benteng melawan ilmu hitam, Pura Kebo Edan juga diyakini sebagai tempat memohon kesembuhan.

Di palinggih arca Bhairawa, umat datang untuk memohon obat, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan keturunan.

Di sisi lain, dua arca yang mengapit Bhairawa, yakni arca Kebo dan arca Bawi, dipercaya sebagai tempat memohon obat bagi hewan ternak yang sakit.

"Jika ingin memohon kesembuhan bagi ternak, tergantung jenis hewannya. Arca Kebo untuk kerbau dan arca Bawi untuk babi," papar Mangku Duaja.

Ia menambahkan bahwa sifat dua binatang ini, kerbau yang pemarah dan babi yang malas, dinetralkan oleh kehadiran Bhairawa di antara mereka.

Pura Kebo Edan juga memiliki piodalan yang dilaksanakan setiap Tumpek Kandang, sebagai bentuk penghormatan terhadap Siwa dalam perwujudannya sebagai rare angon, penggembala yang menjaga keseimbangan alam.

Keunikan dan kisah mistis yang melingkupi Pura Kebo Edan menjadikannya bukan hanya sebagai tempat sembahyang, tetapi juga pusat kepercayaan akan kekuatan yang mampu menaklukkan ilmu hitam dan membawa berkah kesembuhan bagi manusia dan ternak.

Bagaimana misteri ini terus menyelimuti pura, membuat siapa saja yang mendengar kisahnya penasaran. 

Berikut adalah 6 fakta menarik tentang Pura Kebo Edan yang penuh misteri dan kekuatan spiritual:

  1. Benteng Anti-Ilmu Hitam
    Pura Kebo Edan dikenal sebagai tempat yang sakral dan anti terhadap segala bentuk ilmu hitam, termasuk pangleakan. Sosok Bhairawa yang disucikan di pura ini dipercaya mampu memusnahkan ilmu hitam yang mendekatinya.

  2. Membuat Orang Kebingungan
    Menurut kepercayaan masyarakat setempat, mereka yang membawa ilmu hitam dan nekat masuk ke area pura akan dibuat kebingungan dan sulit menemukan jalan keluar.

  3. Peristiwa Kesurupan Aneh
    Jro Mangku Ngakan Putu Duaja pernah menyaksikan langsung seorang pengunjung yang tiba-tiba kesurupan dan menunjukkan perilaku seperti orang yang melakukan ritual ngereh, sebuah kejadian yang dianggap sebagai peringatan spiritual.

  4. Tempat Memohon Kesembuhan
    Arca Bhairawa di pura ini dipercaya sebagai tempat umat untuk memohon obat penyembuhan, terutama bagi mereka yang sulit mendapatkan keturunan.

  5. Arca Khusus untuk Hewan Ternak
    Selain untuk manusia, Pura Kebo Edan juga menjadi tempat memohon kesembuhan bagi hewan ternak yang sakit, dengan arca Kebo untuk kerbau dan arca Bawi untuk babi.

  6. Simbol Keseimbangan Alam
    Bhairawa yang berada di tengah arca Kebo dan Bawi dianggap sebagai penetralisir sifat buruk kedua binatang ini, yaitu kerbau yang pemarah dan babi yang malas, mencerminkan keseimbangan alam yang dijaga oleh kekuatan spiritual Bhairawa.

Fakta-fakta ini menjadikan Pura Kebo Edan sebagai salah satu pura dengan cerita mistis dan spiritual yang sangat menarik dan penuh teka-teki di Bali.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bhairawa #bali #gianyar #ilmu hitam #pura kebo edan #hindu #kesembuhan