BALIEXPRESS.ID - Pura Dalem Segara Taman Ayung di tepi Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar, menjadi tempat yang tidak hanya sakral tapi juga populer bagi pedagang dan nelayan Hindu Bali untuk memohon berkah.
Pura ini memiliki keunikan tersendiri, dengan lokasi di antara pertemuan aliran Sungai Ayung dan Pantai Padanggalak, serta suasana spiritual yang kental.
Pada setiap Purnama Desta, Pura Dalem Segara Taman Ayung merayakan piodalan.
Menurut Jero Mangku Ketut Rega, pemangku pura tersebut, pura ini awalnya hanyalah sebuah palinggih kecil yang berdiri di bibir pantai dan menjadi tempat pemujaan petani serta nelayan setempat.
Namun, karena khawatir dengan abrasi pantai, pemilik eks Taman Bali Festival memperbaiki dan memindahkannya ke area yang lebih aman, lalu mendirikan pura megah untuk menstanakan Bhatara Baruna yang dikenal murah hati.
Kini, tak hanya masyarakat lokal yang datang, tetapi juga pamedek dari luar daerah bahkan luar Bali.
Mereka berharap mendapatkan berkah dalam hal rezeki maupun keselamatan, terutama Bhatara Baruna diyakini sangat pemurah.
"Banyak pedagang yang datang untuk memohon kelancaran usaha dan rezeki," ujar Jero Mangku Rega.
Mereka yang datang kerap membawa cerita tentang kemurahan hati Bhatara ketika mereka kembali berkunjung.
Selain Bhatara Baruna, Pura Dalem Segara Taman Ayung juga merupakan tempat berstana Bhatara Dalem Segara, yang memiliki kaitan erat dengan Pura Dalem Peed di Nusa Penida.
Bhatara Dalem Segara dikenal sebagai penyembuh, dan tak jarang pamedek datang untuk memohon kesembuhan atau tamba di pura ini.
Terdapat juga Palinggih Bhatara Siwa Baruna yang dikenal sebagai pembersih mala (kesialan atau energi negatif), sehingga banyak yang datang untuk melakukan ritual penyucian diri.
Para pamedek dianjurkan membawa pajati dan canang sipit sari.
Setelah melakukan persembahyangan, mereka melanjutkan dengan mandi di laut untuk melebur mala, berharap berkah dari Bhatara Siwa Baruna yang diyakini turun melalui air laut.
Selama menjadi pemangku, Jero Mangku Rega merasakan sendiri kemurahan hati Bhatara di Pura Dalem Segara Taman Ayung.
Ia menjalani kehidupan dengan penuh pengabdian tanpa pendapatan tetap, namun rezeki selalu datang dengan ajaib setelah menjalankan tugasnya di pura.
“Yang penting niatan kita tulus, pasti dikabulkan,” ujarnya.
Ada pula kisah unik dari seorang pamedek asal Buleleng yang datang untuk memohon keturunan.
Setelah melakukan persembahyangan dan meditasi di tepi Pantai Padanggalak, akhirnya pamedek tersebut mendapatkan kabar bahagia bahwa menantunya mengandung.
"Saya sangat bersyukur atas kemurahan hati beliau," tutur Jero Mangku Rega.
Pura Dalem Segara Taman Ayung bukan sekadar pura biasa, melainkan tempat bagi banyak orang untuk memohon berkah, keselamatan, dan penyembuhan.
Aura sakral dan kemurahan Bhatara Baruna di pura ini menarik berbagai kalangan dari dekat maupun jauh. ***