Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rahasia Banten Prayascita bagi Umat Hindu Bali: Ritual Pembersihan Pikiran dan Penetralisir Kemalangan Lengkap dengan Mantranya

I Putu Suyatra • Selasa, 26 November 2024 | 13:27 WIB

Prayascita bagi umat Hindu Bali
Prayascita bagi umat Hindu Bali

BALIEXPRESS.ID - Banten dalam tradisi Hindu Bali adalah visualisasi ajaran Weda yang mendalam. Salah satu banten yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah Prayascita, yang dipercaya memiliki kekuatan luar biasa untuk membersihkan pikiran dan membuang sial.

Apa makna mendalam di balik ritual ini?

Simbol Kebahagiaan melalui Pikiran yang Suci

Menurut Ida Pandita Mpu Nabe Daksa Yaska Charya Manuaba, Prayascita berasal dari kata prayas yang berarti kebahagiaan, dan cita yang berarti pikiran.

“Untuk mencapai kebahagiaan sejati, kita harus memiliki pikiran yang suci,” jelasnya.

Pikiran manusia sering kali rentan terhadap pengaruh hawa nafsu dan keinginan. Untuk membersihkannya, digunakan Banten Prayascita.

Ritual ini melibatkan pembersihan tubuh secara sekala (lahiriah) dan niskala (spiritual).

“Tubuh dibersihkan dengan mandi dan mengganti pakaian, sementara pikiran disucikan melalui Banten Prayascita,” paparnya.

Hubungan Prayascita dengan Durmanggala

Dalam Lontar Bhamakertih, Banten Prayascita sering dipadukan dengan Banten Tebasan Durmanggala, yang berfungsi menenangkan dan menetralisir energi negatif secara spiritual.

Kombinasi ini biasa digunakan dalam upacara besar seperti Ngeraja Sewala dan Otonan pertama.

Namun, Ida Pandita menegaskan bahwa Prayascita tidak selalu harus digabungkan dengan Durmanggala.

Untuk upacara sederhana seperti pembersihan pasca 42 hari melahirkan atau panglukatan di griya, Prayascita bisa digunakan secara terpisah.

Susunan Banten Prayascita

Komposisi Banten Prayascita memiliki makna simbolis.

Elemen-elemen seperti Tamas, Sampian Nagasari, Panyenengan, Jaje Uli, hingga Peras Tulung Sesayut melambangkan berbagai aspek pembersihan pikiran.

Mantra khusus juga dilafalkan untuk melengkapi ritual ini:

Om Prayascita Kare Yegi,
Catur Warna Wicintayet,
Catur Wawtranca Puspadyam,
Ang Greng Bya Stawa Samam,
Om Agni Rahasia Mukam,
Mungguh Bungkahing Hati,
Angeseng Saluwuring Dasamala,
Teka Geseng, Geseng, Geseng.
Om Prayascita Subagiyamastu.

Filosofi Mendalam

Lebih dari sekadar ritual, Banten Prayascita adalah simbol perjuangan manusia untuk mencapai kebahagiaan sejati dengan pikiran yang suci.

Dengan memahami ajaran Tattwa, Yadnya, dan Susila, manusia dapat memfilter pikiran baik dan buruk melalui kebijaksanaan yang disebut wiweka.

Apakah Anda sudah mempraktikkan makna mendalam dari ritual ini dalam kehidupan sehari-hari?

Temukan ketenangan batin dengan memahami filosofi di balik setiap persembahan yang Anda lakukan. ***

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #Otonan #Prayascita #hindu #mantra