Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Uniknya Tempat Suci Hindu Bali, Pura Tumpa: Keajaiban Penyembuh Ternak yang Membuat Warga Takjub

I Putu Suyatra • Jumat, 13 Desember 2024 | 00:35 WIB
Pura Tumpa di Banjar Ambengan, Desa Tangkas, Klungkung, Bali
Pura Tumpa di Banjar Ambengan, Desa Tangkas, Klungkung, Bali

BALIEXPRESS.ID - Keberadaan Pura Tumpa di Banjar Ambengan, Desa Tangkas, Klungkung, Bali, menyimpan cerita unik yang berkaitan erat dengan dunia peternakan.

Konon, tempat suci Hindu Bali, ini menjadi tempat favorit para peternak dari berbagai daerah di Bali untuk memohon kesembuhan ternak mereka, terutama saat Tumpek Uye atau Hari Raya Kuningan.

Pura di Tengah Keajaiban Alam

Terletak di area seluas 5 are di ujung Banjar Ambengan, Pura Tumpa diempon oleh 19 kepala keluarga dari satu keluarga besar di Desa Tangkas.

Meski jumlah pangemponnya terbatas, mereka tetap berusaha menjaga kelestarian pura ini, meski harus menghadapi berbagai kendala.

Salah satu contohnya adalah senderan pura yang rusak akibat bencana alam, yang hingga kini belum dapat diperbaiki karena keterbatasan biaya.

Mangku Nengah Latra, pemangku Pura Tumpa, mengungkapkan bahwa pura ini memiliki sejarah panjang yang misterius.

Saat Gunung Agung meletus pada tahun 1963, Pura Tumpa sempat terkubur material vulkanik.

“Bangunan pura rata dengan pasir saat itu. Hanya dua pratima yang berhasil diselamatkan, yaitu patung singa dengan patung dewa di atasnya,” jelasnya.

Legenda Pratima dan Keajaiban Tumpukan Batu

Kisah asal-usul Pura Tumpa bermula dari seorang penggembala sapi yang menumpuk batu di lokasi tersebut.

Suatu hari, sapinya jatuh sakit, namun ajaibnya sembuh setelah diberi air dari sekitar tumpukan batu.

Keajaiban ini menyebar dari mulut ke mulut hingga akhirnya tumpukan batu itu dihormati dan dibangun palinggih.

“Pratima patung singa itu diyakini menggambarkan sosok penggembala. Mungkin itu juga yang menjadi awal mula pura ini dikenal sebagai tempat penyembuh ternak,” ujar Mangku Latra.

Tirta Penyembuh dan Doa yang Dikabulkan

Pura Tumpa kerap dipadati pamedek, baik peternak maupun bukan, yang datang dengan harapan besar.

Keajaiban di pura ini terus menjadi pembicaraan, dari cerita sapi dengan lidah nyaris putus yang sembuh setelah diberi tirta, hingga babi yang akhirnya bisa beranak setelah bertahun-tahun mandul.

Namun, ada cerita menarik lainnya.

“Pernah ada yang memohon kesembuhan, lalu sesanginya tidak dibayar. Orang itu kemudian mengalami kejadian buruk,” ungkap Mangku Latra.

Daya Tarik Pura Tumpa Bagi Para Peternak

Ida Bhatara di Pura Tumpa diyakini sangat pemurah. Pamedek yang datang sering kali bercerita tentang permohonannya yang dikabulkan.

Tak heran, pura ini terus menjadi tujuan spiritual bagi mereka yang ingin menyembuhkan ternaknya atau memohon keberkahan.

Keunikan Pura Tumpa sebagai tempat dengan aura magis penyembuh ternak menjadi daya tarik tersendiri.

Apakah Anda penasaran dengan keajaiban pura ini? Siapa tahu, ada kisah baru yang lahir dari kunjungan Anda ke sana. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Pura Tumpa #gunung agung #hindu #ternak #klungkung #legenda