Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keunikan Pura Dalem Kahyangan Kedaton: Ada Pantangan Gunakan Dupa, Kwangen hingga Penjor

I Putu Suyatra • Sabtu, 14 Desember 2024 | 13:37 WIB
Pura Dalem Kahyangan Kedaton di Tabanan, Bali.
Pura Dalem Kahyangan Kedaton di Tabanan, Bali.

BALIEXPRESS.ID – Pura Dalem Kahyangan Kedaton menjadi daya tarik luar biasa di tengah keindahan objek wisata Alas Kedaton. Berlokasi di Banjar Dinas Lodalang, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, tempat suci Hindu, ini memiliki keunikan yang membedakannya dari pura-pura lainnya di Bali, serta menyimpan segudang misteri yang menggugah rasa penasaran.

Dari Denpasar, hanya butuh perjalanan sejauh 18 kilometer untuk mencapai Alas Kedaton. Saat memasuki kawasan ini, pengunjung akan disambut ribuan monyet yang setia menghuni hutan.

Di tengah rimbunnya pepohonan, berdirilah Pura Dalem Kahyangan Kedaton yang disebut-sebut sebagai salah satu pura tertua dengan nilai sejarah tinggi.

Keunikan Arsitektur dan Struktur Bangunan

Berbeda dari pura-pura lain, Pura Dalem Kahyangan Kedaton hanya memiliki dua bagian utama: jeroan dan jaba tengah.

Menariknya, posisi jeroan pura lebih rendah daripada jaba tengah, berbanding terbalik dengan tata letak pura pada umumnya.

Selain itu, pura ini memiliki empat pintu masuk di setiap penjuru mata angin: barat, timur, selatan, dan utara.

Atap pelinggih pura yang terbuat dari ijuk sengaja dilapisi jaring kawat sebagai perlindungan dari gangguan kawanan monyet penghuni hutan.

Seluruh struktur bangunan masih dipertahankan seperti bentuk aslinya, menghadirkan nuansa kuno yang memikat.

Jejak Sejarah Purbakala

Penetapan Pura Dalem Kahyangan Kedaton sebagai cagar budaya tak lepas dari penemuan sejumlah peninggalan arkeologi.

Diperkirakan berdiri sejak tahun 1286 Saka, pura ini menjadi saksi peradaban purbakala zaman megalitikum.

Di area pura, terdapat lingga semu, arca Durga, arca Ganesha, dan arca naga, yang memperkuat keyakinan bahwa pura ini menjadi tempat berstana Ida Betara Gana atau Ganesha.

Tradisi Pujawali yang Sarat Misteri

Pujawali di pura ini memiliki keunikan tersendiri. Prosesi hanya berlangsung siang hari dan selesai sebelum matahari terbenam.

Kepercayaan setempat meyakini bahwa selain disungsung secara sekala oleh manusia, pura ini juga dihormati oleh mereka yang berada di niskala.

Banyak cerita dari masyarakat tentang pura yang tetap "ramai" pada malam hari setelah upacara selesai.

Suara gong dan keramaian kerap terdengar meski pura sebenarnya telah kosong.

Pujawali dilaksanakan oleh krama dari 12 banjar adat secara bergiliran. Selain itu, prosesi dimulai sehari sebelumnya dengan upacara pecaruan.

Ada pantangan unik yang harus dipatuhi, seperti larangan menggunakan dupa, kwangen, penjor, atau jaja gina berwarna merah.

Sebagai gantinya, upakara memanfaatkan dedaunan dan tumbuh-tumbuhan lokal, termasuk tamiang dari daun pisang mas yang diyakini sebagai penolak bala.

Tradisi Ngerebeg dan Simbol Perlindungan

Sebelum pujawali, dilaksanakan tradisi Ngerebeg, prosesi berlari mengelilingi pura sambil membawa tombak, lelontek, dan ranting pohon.

Tradisi ini melambangkan semangat perlindungan dan kebersamaan.

Bahkan, untuk kegiatan mereresik atau membersihkan pura, hanya diperbolehkan menggunakan sapu dari daun jaka atau ranting pohon yang dibuat khusus.

Tanpa Babad, Hanya Warisan Kepercayaan

Hingga kini, belum ditemukan babad atau prasasti yang secara pasti menceritakan sejarah Pura Dalem Kahyangan Kedaton.

Segala tradisi dan kepercayaan yang ada diwariskan secara turun-temurun dari leluhur.

"Itulah yang kami percayai hingga sekarang," ungkap Jero Mangku Ketut Sudira.

Pura Dalem Kahyangan Kedaton bukan sekadar tempat persembahyangan, melainkan simbol harmoni antara manusia, alam, dan yang gaib.

Keunikan dan misteri yang menyelimutinya menjadikan pura ini destinasi spiritual yang penuh daya tarik. Apakah Anda siap menjelajahi rahasianya? *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #penjor #kwangen #pujawali #Pura Dalem Kahyangan Kedaton #hindu #dupa #tabanan