Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Batu Tak Bisa Dipindah dan Keajaiban Kulkul Palinggih Ngarurah: Sumber Tirta Penyembuh di Bangli

I Putu Suyatra • Kamis, 26 Desember 2024 | 01:19 WIB
Kulkul ajaib di Desa Pakraman Kuning, Desa Taman Bali, Bangli, Bali
Kulkul ajaib di Desa Pakraman Kuning, Desa Taman Bali, Bangli, Bali

BALIEXPRESS.ID - Di Desa Pakraman Kuning, Desa Taman Bali, Bangli, Bali, terdapat sebuah kepercayaan unik yang menarik perhatian.

Palinggih Ngarurah, yang berdiri megah di utama mandala Pura Puseh, diyakini memiliki tuah luar biasa, yaitu menyembuhkan penyakit hewan.

Namun, rahasia di balik keampuhannya terletak pada Kulkul atau kentongan tua yang menggantung di Palinggih tersebut.

Misteri Batu yang Tak Bisa Dipindahkan

Palinggih Ngarurah memiliki tiga batu besar berdiameter dua meter yang berjajar kokoh di altar.

Jro Mangku Ngakan Mangku Kelaci, pemangku pura, menuturkan bahwa batu-batu tersebut pernah dicoba untuk dipindahkan saat renovasi.

Namun, usaha warga selalu gagal, seolah ada kekuatan yang melindunginya.

Kejadian ini memperkuat keyakinan bahwa Palinggih Ngarurah adalah tempat sakral yang "pingit" atau dijaga secara gaib.

Wahyu tentang Kulkul yang Mujarab

Jro Mangku Ngakan Mangku Kelaci, yang telah menjadi pemangku sejak 1950, menceritakan bahwa Kulkul ini diyakini dapat menyembuhkan penyakit hewan.

Keyakinan ini berasal dari wahyu yang diterimanya bertahun-tahun silam. Banyak warga yang datang ke pura pada hari suci seperti tilem, purnama, atau Tumpek Kandang untuk memohon air suci dari Kulkul.

Air tersebut kemudian diberikan kepada hewan ternak yang sakit, dengan harapan hewan kembali sehat.

Ritual Penyembuhan yang Sarat Tradisi

Proses ritual ini melibatkan pemangku yang memohon kepada dewa yang berstana di Palinggih Ngarurah.

Air disiramkan ke Kulkul, kemudian ditampung di wadah khusus untuk diminumkan kepada hewan.

Warga yang hewannya sembuh sering kembali ke pura untuk menghaturkan sesaji sebagai bentuk syukur.

Kisah-Kisah Ajaib: Dari Hewan Hingga Manusia

Banyak cerita menakjubkan berasal dari ritual ini. Hewan yang tadinya lemas dan kehilangan nafsu makan perlahan sembuh setelah meminum tirta.

Bahkan, ada kisah tentang seorang warga yang menderita gangguan menelan selama berbulan-bulan.

Setelah memohon air suci, kondisinya langsung membaik keesokan harinya.

Keanehan yang Dialami Pemangku

Keanehan juga dialami oleh Jro Mangku Ngakan Mangku Kelaci. Ia mengaku sering dihantui mimpi buruk, terutama jika tempat air di pura kosong.

Mimpinya termasuk dikejar hewan ganas hingga hampir diterkam. "Tempat air suci itu harus selalu terisi, tidak boleh kosong," ujarnya.

Pesan Tersirat dari Palinggih Ngarurah

Keberadaan Kulkul di Palinggih Ngarurah bukan sekadar bagian dari pura, tetapi juga simbol pengharapan dan kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan gaib yang tak kasat mata.

Bagi warga Desa Pakraman Kuning, Palinggih ini adalah warisan leluhur yang sarat makna, sekaligus tempat di mana keajaiban masih dirasakan hingga kini.

Apakah Anda percaya pada keajaiban Palinggih Ngarurah? Kisah ini mengundang kita untuk menyelami keunikan tradisi dan misteri yang menyelimutinya. *** 

 

 
Editor : I Putu Suyatra
#hewan #bali #Palinggih Ngarurah #bangli #batu #ternak #kulkul