Pesona Mistis Pasiraman Pura Gunung Merta di Gianyar, Bali: Tempat Malukat Penyembuh Gangguan Jiwa hingga Palinggih Arca Penarik Jodoh
I Putu Suyatra• Minggu, 5 Januari 2025 | 02:25 WIB
Pasiraman Pura Gunung Merta di Gianyar, Bali
BALIEXPRESS.ID - Di Banjar Madangan Kaja, Desa Petak, Gianyar, Bali, terdapat sebuah tempat suci Hindu Bali, yang menyimpan segudang cerita magis dan kepercayaan mistis: Pura Gunung Merta.
Tempat ini tidak hanya dikenal sebagai lokasi melukat (ritual penyucian diri), tetapi juga sebagai pusat spiritual dengan daya magis yang diyakini mampu menyembuhkan berbagai masalah, mulai dari penyakit gangguan jiwa hingga membantu menemukan jodoh.
Pasiraman Penyembuh Gangguan Jiwa
Pasiraman atau tempat melukat di Pura Gunung Merta diyakini memiliki energi suci yang mampu menyembuhkan gangguan jiwa, baik akibat santet (bebai) maupun bawaan sejak lahir.
Hal ini diceritakan oleh Jero Mangku Wayan Arman, pemangku pura, yang pernah menyaksikan kesembuhan salah satu warga setelah tiga kali melukat.
"Anaknya yang semula gila akhirnya sembuh setelah melukat tiga kali di sini," ungkapnya.
Tidak hanya warga setempat, banyak pula pamedek dari luar Gianyar yang datang setelah mendapatkan petunjuk melalui mimpi.
Ritual Malukat: Langkah Menuju Kesembuhan
Proses melukat di Pura Gunung Merta dimulai dengan ngaturang piuning di jaba pura, dilanjutkan dengan mandi di sembilan pancuran yang berada di tepi sungai, setelah menapaki 135 anak tangga.
Pancuran-pancuran ini diyakini memiliki tuah magis untuk menyembuhkan penyakit kejiwaan hingga penyakit kronis.
"Yang penting saat melukat, hati harus yakin dan bersih," ujar Tokoh Adat Madangan Kaja, I Nyoman Tempil.
Palinggih Arca: Penarik Jodoh dan Pelancar Karier
Tidak hanya pasiraman, Palinggih Arca di jaba tengah Pura Gunung Merta juga menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak yang percaya, memohon di Palinggih Arca dapat memperlancar jodoh, mempercepat mendapatkan keturunan, hingga melancarkan karier.
"Ada yang bilang setelah nunas di sini, akhirnya menikah, punya anak, bahkan lulus tes polisi atau diterima bekerja di kapal pesiar," tambah Nyoman Tempil.
Keajaiban yang Dibalas Sesangi
Bagi mereka yang doanya terkabul, mengaturkan sesangi berupa babi guling saat piodalan adalah hal yang lumrah.
Keajaiban-keajaiban ini membuat Pura Gunung Merta menjadi tempat yang semakin ramai dikunjungi, tidak hanya untuk memohon kesembuhan, tetapi juga sebagai tempat memulai babak baru dalam kehidupan.
Rahasia di Balik Keyakinan
Menurut Jero Mangku Wayan Arman, inti dari semua ritual ini adalah keikhlasan, niat suci, dan kepercayaan yang tulus.
Dengan membawa persembahan sederhana seperti canang atau pajati, setiap pamedek dapat memohon dengan khusyuk di Pura Gunung Merta.
"Tidak perlu persembahan mewah, cukup niat yang kuat dan hati yang bersih untuk menggapai doa yang diinginkan," pungkasnya.
Pura Gunung Merta bukan hanya menjadi simbol spiritual masyarakat Banjar Madangan Kaja, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan hidup banyak orang yang berhasil melewati masa-masa sulit mereka.
Apakah Anda juga tertarik merasakan keajaiban di sini? ***