Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ternyata Ini Manfaat Pelaksanaan Brata Malam Siwaratri

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 28 Januari 2025 | 12:53 WIB
PENYULUH : Penyuluh Agama Hindu, Kementerian Agama Kantor Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Santiani.
PENYULUH : Penyuluh Agama Hindu, Kementerian Agama Kantor Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Santiani.

BALIEXPRESS.ID - Dalam melaksanakan malam siwaratri semestinya dilakukan dengan brata. Ternyata terdapat tiga brata yang semestinya dilakukan  selama malam siwaratri dilaksanakan. Hal tersebut diungkapkan oleh Penyuluh Agama Hindu, Kementerian Agama Kantor Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Santiani.

Dipaparkan pertama ada Brata Upawasa atau puasa yang dilaksanakan dengan tidak makan minum sama sekali atau mengurangi sejumlah besar makan dalam sehari.  Misal sehari normalnya makan 3 kali menjadi 1 kali.

“Manfaatnya adalah residu sel-sel tubuh akan dibersihkan. Menurut penelitian ilmiah bahwa saat puasa sel-sel yang tua dan lemah akan dimakan oleh sel-sel yang muda dan kuat. Dengan begitu tubuh akan bebas dari residu sel-sel yang mati yang bisa menjadi awal timbulnya penyakit tertentu,” paparnya.

Dari sisi mental bahwa Upawasa melatih pengendalian indriya. Saat rasa lapar datang, mampukah kita mengendalikan diri untuk tidak makan karena sedang puasa? Dan ini bisa menjadi latihan pengendalian berbagai indriya dalam tubuh.

Kedua ada Monabrata adalah pengendalian indria pada mulut yaitu suara. Berhemat suara adalah berhemat energi juga, sehingga kita pun bisa berumur lebih panjang jika Sadhana ini dilaksanakan sering.

Monabrata akan meningkatkan kualitas suara kita pada tingkat mental. Suara-suara kita akan lebih didengar atau diperhatikan atau dijadikan pedoman atau dituruti oleh orang lain karena indriyanya sudah  ter-Energized oleh kekuatan alam.

Sedangkan ketiga ada jagra, yakni dilakukan dengan melaksanakan Japa Seribu Nama Siwa. Saat Seribu Nama Siwa dilantunkan maka sesungguhnya (dalam tingkat mental) kita sedang membuka sistem-sistem dalam diri untuk terkoneksi atau bersenyawa dengan berbagai dimensi alam.

“Saat terjadi koneksi atau hubungan dengan berbagai dimensi alam yang agung maka tubuh kita akan menyerap energi-Nya. Dan lapisan-lapisan tubuh kita yaitu Ana Mayakosa, Prana Mayakosa, Mano Mayakosa, Wijnana Mayakosa, Ananda Mayakosa kualitasnya akan sangat meningkat,” pungkas Santi. *

 

Editor : Putu Agus Adegrantika
#Siwaratri