BALIEXPRESS.ID - Menjadi seorang guru tentunya memiliki keahlian yang profesional dalam menyampaikan ilmu yang dimiliki kepada peserta didik.
Seperti I Pande Oka Krisna, menjadi guru Food & Beverage Service di SMK Pariwisata Werdhi Sila Kumara Silakarang, Gianyar.
Selain menjadi seorang guru, Pande yang menjadi Ketua Sekaa Teruna Mekar Bhuana, Banjar Kedisan Kaja, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang ini pun menggeluti dunia usaha.
Yaitu usaha kuliner babi guling yang menjadi ciri khas di desa setempat.
Pande juga menjelaskan babi guling adalah hidangan khas Bali yang terkenal, terutama disajikan dalam acara-acara khusus seperti upacara keagamaan, perayaan, dan pesta.
Hidangan ini terdiri dari daging babi yang dipanggang utuh dengan bumbu yang kaya rasa.
Proses memasaknya melibatkan bumbu khas Bali yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, dan rempah-rempah lainnya.
Daging babi kemudian dipanggang di atas bara api hingga kulitnya menjadi garing dan dagingnya empuk.
“Babi guling biasanya disajikan dengan nasi, lawar, sambal, dan sayuran. Hidangan ini memiliki rasa yang gurih dan pedas, serta menjadi salah satu ikon kuliner Bali yang sangat digemari oleh wisatawan maupun masyarakat lokal,” paparnya.
Pemuda kelahiran 1 Oktober 2000 ini menyebutkan bisnis usaha makanan tradisional khas Bali babi guling dengan nama Pande Guling Kedisan.
Babi Guling ini pun masuk kuliner Bali yang memang memiliki keunikan tersendiri dengan penggunaan rempah-rempah yang kaya dan cara memasak penuh tradisi. *
Editor : Putu Agus Adegrantika