Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Tapang di Desa Sembung: Jejak Tempat Suci Hindu Bali Tertua dengan Fenomena Gaib yang Bikin Merinding!

I Putu Suyatra • Minggu, 23 Maret 2025 | 18:24 WIB

Tempat suci Hindu Bali, Pura Tapang di Banjar Pempatan, Desa Adat Sembung Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Tempat suci Hindu Bali, Pura Tapang di Banjar Pempatan, Desa Adat Sembung Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

BALIEXPRESS.ID – Keunikan tempat suci Hindu Bali di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, seolah tak ada habisnya untuk ditelusuri. Salah satu yang menyimpan kisah misterius dan sejarah panjang adalah Pura Tapang, yang terletak di Banjar Pempatan, Desa Adat Sembung Sobangan.

Tidak hanya diyakini sebagai pura subak tertua di desa ini, Pura Tapang juga menyimpan fenomena supranatural yang membuat bulu kuduk berdiri!

Jejak Purbakala dan Misteri Batu Paras Gaib

Pura Tapang memang tampak sederhana, tetapi jangan salah! Menurut pemangku pura, Jro Mangku I Ketut Nemer, pura ini pernah diteliti oleh tim purbakala yang menelusuri keaslian arca dan struktur bangunannya.

“Tim purbakala yang datang ke sini menyimpulkan bahwa Pura Tapang bisa jadi merupakan pura tertua di desa ini,” ungkap Jro Mangku.

Bukti lain yang menguatkan adalah keberadaan Lingga Yoni dan arca batu dengan ukiran kuno yang jauh lebih polos dibandingkan arca modern.

Semua arca tersebut ditempatkan dalam sebuah palinggih khusus yang menambah aura mistis pura ini.

Namun, kisah paling mencengangkan datang dari kejadian saat pembuatan palinggih.

Dahulu, masyarakat kesulitan mendapatkan batu paras untuk membangun pura.

Namun, secara tiba-tiba, sebuah batu paras muncul di dekat pura, dan anehnya, batu tersebut lebih kokoh dibandingkan batu paras biasa!

“Batu paras biasa mudah keropos, tapi yang ini kuat dan tidak hancur,” ujar Jro Mangku sambil menunjukkan batu tersebut. Apakah ini kebetulan atau ada kekuatan gaib di baliknya?

Sembahyang di Pura Tapang: Karauhan hingga Hujan Lokal!

Pura Tapang juga dikenal sebagai tempat nunas tirta panglukatan bagi mereka yang ingin menyucikan diri.

Menurut Jro Mangku, banyak pamedek yang datang untuk mengiring (menjalani laku spiritual) dan meminta berkah.

Hal yang mengejutkan, beberapa di antaranya karauhan (kesurupan) saat bersembahyang.

Tidak hanya itu, ada fenomena aneh yang sering terjadi: hujan turun hanya di area pura, sedangkan di luar pura tetap kering! Jro Mangku percaya bahwa hujan ini adalah tanda restu dari Ida Bathara.

“Kalau hujan turun hanya di dalam pura, itu berarti yang bersembahyang telah mendapat restu secara niskala,” jelasnya.

Rencang Gaib: Suara Macan yang Berjalan di Tembok!

Keangkeran Pura Tapang semakin terasa dengan kehadiran sosok gaib yang diyakini sebagai rencang (penjaga niskala) Ida.

Menurut Jro Mangku, sosok rencang di pura ini berbentuk macan gaib yang suaranya sering terdengar berjalan di atas tembok pura.

“Sering terdengar suara langkah-langkah di tembok pura, seperti ada sesuatu yang mengawasi,” tuturnya. Warga sekitar percaya bahwa ini adalah tanda bahwa pura dijaga oleh kekuatan tak kasat mata.

Deretan Palinggih Sakral di Pura Tapang

Pura Tapang memiliki banyak palinggih yang menjadi tempat pemujaan, di antaranya:
✅ Palinggih Sasuhunan ring Beratan
✅ Sasuhunan ring Pucak Dawa
✅ Lingga Yoni Ida Bathara Rambut Sedana
✅ Ida Ratu Mas Lingsir
✅ Palinggih Mpu Kuturan
✅ Palinggih Ida Ratu Sedahan Sawah ring Pepatih Rare Angon

Keunikan lainnya, pura ini memiliki pratima berbentuk lanang istri yang menjadi ciri khasnya.

Upacara piodalan di Pura Tapang jatuh pada Buda Cemeng Ukir, di mana umat Hindu datang dari berbagai daerah untuk bersembahyang.

Kesimpulan: Pura Tua dengan Sejuta Misteri

Pura Tapang bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga menyimpan fenomena mistis yang sulit dijelaskan secara logika.

Dari arca purbakala, batu paras gaib, hujan lokal, hingga suara macan di tembok pura, semuanya menambah aura mistis tempat ini. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#Kabupaten Badung #fenomena #hindu bali #Pura Tapang #gaib #Kecamatan Mengwi