BALIEXPRESS.ID - Tersembunyi di balik rimbunnya kebun pandan di Banjar Tiying Tutul, Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, tempat suci Hindu Bali, Pura Batan Buni menyimpan kisah keajaiban dan misteri yang membuat bulu kuduk merinding.
Pura yang terletak di tepi Tukad Yeh Pangi ini seolah memiliki perisai gaib yang melindunginya dari amukan banjir bandang.
Jro Mangku I Ketut Lodri, pemangku pura yang telah puluhan tahun mengabdi, menyaksikan sendiri bagaimana air bah yang membawa kayu dan bambu besar menghantam pura pada tahun 1970-an.
Baca Juga: Hening Hari Raya Nyepi Usai, Selat Bali Kembali Ramai: Aktivitas Penyeberangan Normal!
Ajaibnya, meski pagar pura hancur dan air menggenangi seluruh area, palinggih-palinggih di dalamnya tetap berdiri kokoh tanpa goresan sedikit pun.
"Anehnya kala itu kesemua palinggih tak ada yang tergerus apalagi roboh, masih berdiri tegak dan tetap utuh sampai banjir bandang surut," ungkap Jro Mangku I Ketut Lodri dengan nada keheranan.
Keajaiban serupa kembali terjadi pada akhir tahun 2016. Banjir besar kembali menerjang, namun kali ini pura seolah tak tersentuh.
Baca Juga: Nggak Sia-sia Lapor Damkar! Warga di Klungkung Berhasil Lepas Cincin di Jari yang Bengkak
Pagar pura tetap utuh, dan hanya lumpur yang masuk ke area pura. Bahkan, palinggih di Pura Geduh yang terletak di seberang sungai, yang terbuat dari bahan yang lebih rapuh, tetap kokoh meski air mencapai atapnya.
Selain keajaiban selamat dari banjir, Pura Batan Buni juga diyakini dihuni oleh sosok-sosok misterius.
Konon, pura ini memiliki rencang (sosok penjaga gaib) berupa ular.
Beberapa orang juga mengaku pernah melihat lelaki bertubuh besar dan tinggi di Palinggih Jero Dukuh, yang terletak di dekat jalan turunan menuju pura.
Palinggih Jero Dukuh juga menyimpan kisah tentang benda-benda bertuah. Ada yang pernah mendapatkan batu dan uang kepeng di sana.
"Setahu saya, yang dapat batu kini jadi tukang pijat," ujar Jro Mangku I Ketut Lodri.
Pura Batan Buni juga memiliki bulakan (mata air) yang diyakini memiliki kekuatan penyucian.
Bulakan ini menjadi tempat orang-orang malukat, membersihkan diri secara spiritual, atas petunjuk dari tokoh spiritual (balian).
Airnya yang tak pernah kering juga menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar, bahkan sebelum ada sambungan air PDAM dan sumur bor.
Keajaiban dan misteri yang menyelimuti Pura Batan Buni ini menjadikannya tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik bagi mereka yang mencari pengalaman spiritual maupun mereka yang sekadar ingin merasakan aura mistis yang kuat. ***
Editor : I Putu Suyatra