BALIEXPRESS.ID - Di tengah hamparan kebun pandan yang rimbun di Banjar Tiying Tutul, Desa Tumbak Bayuh, Kabupaten Badung, tersembunyi sebuah tempat suci Hindu Bali yang menyimpan keunikan lokasi dan sejarah yang menarik.
Pura Batan Buni, yang terletak di tepi Tukad Yeh Pangi, menawarkan oase spiritual yang berbeda dari pura-pura lain di Bali.
Perjalanan menuju Pura Batan Buni pun menjadi pengalaman tersendiri.
Baca Juga: Jasad Bayi Ditemukan dalam Plastik Hitam di Kamar Hotel, Kondisinya Mengejutkan!
Pengunjung harus menyusuri jalan setapak yang hanya bisa dilalui sepeda motor, melewati rimbunnya kebun pandan di sisi kanan dan kiri.
Pemandangan hijau yang menyegarkan mata ini menciptakan suasana yang tenang dan damai, seolah membawa pengunjung ke dunia lain.
"Lokasi pura ini memang unik, tersembunyi di balik kebun pandan. Ini yang membuat pura ini terasa sakral dan jauh dari hiruk pikuk," ujar Jro Mangku I Ketut Lodri, pemangku Pura Batan Buni.
Pura Batan Buni memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan Tukad Yeh Pangi.
Menurut Jro Mangku I Ketut Lodri, pura ini sudah ada sejak ia masih kecil, dan keberadaannya tidak pernah diceritakan secara detail oleh para tetua sebelumnya.
Nama pura ini diambil dari pohon buni yang tumbuh di tepi sungai, yang sayangnya telah roboh dimakan usia dan diganti dengan pohon buni yang baru.
"Pohon buni itu yang menjadi ciri khas pura ini. Dulu, pohonnya besar sekali, tapi sekarang sudah diganti yang lebih muda," jelas Jro Mangku I Ketut Lodri.
Selain keunikan lokasi dan sejarahnya, Pura Batan Buni juga memiliki bulakan (mata air) yang menjadi sumber air suci bagi masyarakat sekitar.
Bulakan ini tidak pernah kering, bahkan di musim kemarau.
Sebelum ada sambungan air PDAM dan sumur bor, warga sekitar mengandalkan bulakan ini untuk kebutuhan air sehari-hari.
"Bulakan ini sangat penting bagi kami. Airnya suci dan tidak pernah kering. Ini adalah anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa," kata Jro Mangku I Ketut Lodri.
Pura Batan Buni menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Tukad Yeh Pangi.
Sungai ini tidak hanya menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan budaya mereka.
Keberadaan pura ini di tepi sungai menjadi simbol harmoni antara manusia dan alam.
Bagi wisatawan yang mencari pengalaman spiritual yang berbeda, Pura Batan Buni adalah pilihan yang tepat.
Di sini, Anda dapat merasakan ketenangan dan kedamaian di tengah alam yang asri, sambil mempelajari sejarah dan budaya Bali yang kaya. ***