Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Manfaat Biji Rudraksha bagi Umat Hindu: Antara Kekuatan Spiritual, Supranatural, dan Sains Modern

I Putu Suyatra • Kamis, 1 Mei 2025 | 16:54 WIB

Biji Rudraksha
Biji Rudraksha

BALIEXPRESS.ID - Biji kecil berwarna cokelat gelap ini telah lama menyimpan misteri. Dikenal dengan nama Biji Rudraksha, atau Ganitri di Indonesia, biji dari pohon Elaeocarpus Ganitrus ini diyakini memiliki kekuatan spiritual dan bahkan supranatural.

Tak sedikit tokoh agama yang menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari ritual pemujaan, sekaligus sumber kekuatan batin.

Lantas, apa sebenarnya keistimewaan di balik "biji ajaib" ini?

Tahukah Anda? Indonesia ternyata adalah "raja" Rudraksha dunia!

Baca Juga: KONTROVERSI GEBRAKAN DEDI MULYADI: Siswa Nakal 'Wajib Militer'? DPR RI Angkat Bicara!

Pohon penghasil biji bertuah ini tumbuh subur di berbagai wilayah Nusantara, mulai dari Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, hingga Bali.

Hebatnya, Indonesia menyumbang hingga 70% pasokan Rudraksha global, diekspor dalam bentuk butiran-butiran yang dicari banyak orang.

Nepal menyusul dengan 20% pasokan, sementara India, negara yang paling lekat dengan penggunaan Rudraksha, justru hanya menghasilkan sekitar 5% saja.

Ida Rsi Putra Yaksa Daksa Manuaba, seorang tokoh agama terkemuka, mengungkapkan bahwa biji Rudraksha identik sebagai bahan utama mala (tasbih) terbaik untuk melakukan japa (pengulangan mantra).

Beliau menjelaskan bahwa sejak ribuan tahun lalu, para Yogi di India, Nepal, dan Himalaya telah menggunakan Rudraksha untuk mencapai pencerahan dan pembebasan spiritual.

Baca Juga: Dewi Persik Bawakan Lagu Pica Pica dan Stecu dengan Aransemen Koplo, Dihujani Kritik Pedas Netizen

Lebih dari sekadar alat hitung mantra, Rudraksha diyakini mampu 'meremajakan' pikiran, tubuh, dan jiwa, meningkatkan kualitas hidup secara holistik.

"Rudraksha juga banyak digunakan di bidang kesehatan sebagai bahan berbagai obat-obatan Ayur Veda," terang brahmacharia pertama yang memilih jalan menjadi sulinggih (pendeta Hindu Bali) ini.

Ida Rsi Putra Yaksa Daksa Manuaba tak menyangkal bahwa biji Rudraksha menyimpan keajaiban yang dapat membantu menjalani hidup lebih baik, baik secara fisik maupun spiritual.

Dalam bahasa Sansekerta, "Rudraksha" berasal dari gabungan kata "Rudra" (Dewa Shiwa) dan "Aksa" (mata), sehingga secara keseluruhan berarti "Mata Dewa Shiwa".

Legenda Hindu mengisahkan bahwa sebutan ini muncul ketika air mata haru Dewa Shiwa yang menetes setelah bermeditasi sangat lama tumbuh menjadi pohon Rudraksha.

Menariknya, kekuatan Rudraksha tak hanya diyakini secara spiritual, namun juga didukung oleh penelitian ilmiah modern.

Mengacu pada riset Dr. Suhas Roy dari Indian Institute of Technology di Banaras, India, pada tahun 1993, sifat bioelektrokimia pada biji Rudraksha mampu mengirimkan sinyal teratur ke jantung saat digunakan sebagai kalung.

Sinyal ini merangsang sistem otak pusat, memicu perasaan tenang, damai, dan pikiran positif.

Penelitian lain dari Indian Institute of Technology juga mengungkap bahwa biji Rudraksha memiliki nilai spesifik gravitasi 1,2 dengan pH 4,48.

Baca Juga: Maling Bobol Wantilan Desa Adat Kutuh, Sejumlah Daun Gambelan Berharga Raib

Ketika digunakan untuk japa, Rudraksha menghasilkan daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan faraday, yang berasal dari konduksi elektron alkalin.

Inilah mengapa, menurut Ida Rsi Putra Yaksa Daksa Manuaba, Rudraksha diyakini efektif mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai gangguan psikologis lainnya.

Bahkan, riset dari Singh RK di Departement of Pharmacology, Banaras Hindu University, India, menunjukkan bahwa air rendaman atau rebusan biji Rudraksha yang diminum saat perut kosong juga berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.

Kombinasi mengonsumsi air rendaman Rudraksha dan mengalungkannya di leher selama tujuh hari terbukti efektif meredam hipertensi, melancarkan sirkulasi darah, serta menciptakan ketenangan dan kedamaian.

Mengutip berbagai hasil riset tersebut, Ida Rsi menambahkan bahwa Rudraksha juga berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan peradangan.

Baca Juga: Kisah Pura di Pekarangan Rumah Bali: Hanya Satu Palinggih, Berkahnya Mengalir Deras!

Kandungan glikosida, teroid, alkaloid, dan flavonoid dalam biji Rudraksha juga sangat baik untuk kesehatan paru-paru.

Lebih lanjut, riset dari AB Ray di Departement of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu University, India, mengidentifikasi senyawa alkaloid dalam Rudraksha seperti Pseudoepi-isoelaeocarpilin, Rudrakine, Elaeocarpine, Isoelaeocarpine, dan Elaeocarpiline.

Senyawa-senyawa ini memiliki khasiat meluruhkan lemak tubuh. Caranya pun cukup sederhana: rebus 25 gram biji Rudraksha kering dalam segelas air hingga tersisa separuhnya, saring setelah dingin, lalu minum sekaligus.

Dalam khazanah pengobatan tradisional India (Ayur Veda), biji dan mukhi (jumlah garis alami pada permukaan biji) Rudraksha sering digunakan dalam berbagai perawatan tubuh dan pengobatan penyakit.

Setiap mukhi dipercaya memiliki manfaat spesifik dan kekuatan unik dalam mengubah cara pandang dan kepribadian seseorang.

Sifat elektromagnetik, paramagnetik, dan induktif yang kuat pada biji Rudraksha diyakini mampu mengirimkan impuls listrik ke otak, merangsang pusat-pusat tertentu yang menghasilkan transformasi positif dalam cara pandang, kharisma, kepribadian, dan rasa percaya diri pemakainya.

Baca Juga: Ni Nyoman Ayu Natasya Amanda Tampil Memukau dengan Kostum SADAMANIK dari Botol Plastik di Putri Indonesia 2025

Biji Rudraksha memiliki beragam mukhi, mulai dari 1 hingga 38.

Yang paling umum adalah mukhi 5 atau Pancamukhi Rudraksha.

Sementara itu, mukhi 1 (Ekamukhi Rudraksha) dan Trijuti Rudraksha termasuk yang paling langka.

Berikut adalah wujud manfaat Bija Mantra Mukhi Rudraksha dari 1 hingga 21:

  1. Shiwa: Kebahagiaan dan pembebasan, Mantra: Om Hrim Namah.
  2. Shiwa Parwati: Keinginan terpenuhi dan kedamaian, Mantra: Om Namah.
  3. Agni: Keselamatan dan religiusitas, Mantra: Om Klim Namah.
  4. Brahma: Kreativitas dan kecerdasan, Mantra: Om Hrim Namah.
  5. Panca Brahma: Perlindungan, kebahagiaan, dan peleburan dosa, Mantra: Om Hrim Namah.
  6. Karttikeya: Kemakmuran, ketenaran, dan kekuatan, Mantra: Om Hrim Hum Namah.
  7. Lakshmi: Kemakmuran dan kesehatan, Mantra: Om Hum Namah.
  8. Ganesha: Panjang umur dan kebijaksanaan, Mantra: Om Hum Namah.
  9. Dhurga Karunia Nawasakti: Sembilan kekuatan, Mantra: Om Hrim Hum Namah.
  10. Wisnu: Kedamaian dan perlindungan, Mantra: Om Hrim Namah.
  11. Rudra: Kekuatan fisik-mental dan kemenangan, Mantra: Om Hrim Hum Namah.
  12. Raditya: Dihormati dan ketenaran, Mantra: Om Kraum Ksaum Raum Namah.
  13. Wiswadewa: Keberuntungan dan kebajikan, Mantra: Om Hrum Namah.
  14. Shiwa: Mengaktifkan mata ketiga dan meningkatkan intuisi, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  15. Pasupati: Meningkatkan ide dan intuisi, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  16. Rama: Keselamatan rumah dari kebakaran, pencurian, dan perampokan, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  17. Wiswakarma: Keberuntungan dalam investasi dan properti, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  18. Pertiwi: Kebahagiaan dan kesehatan wanita hamil, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  19. Narayana: Terbebas dari kesulitan ekonomi, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  20. Brahma: Spiritual dan penglihatan, Mantra: Om Namah Shiva Ya.
  21. Kuwera: Kemakmuran dan keberuntungan, Mantra: Om Namah Shiva Ya.

Dari legenda kuno hingga pembuktian ilmiah, biji Rudraksha terus memancarkan daya tariknya.

Baca Juga: Mobil Travel Angkut Wisatawan Terguling ke Jurang di Jalur Br. Cemulik Nusa Penida

Bukan sekadar perhiasan spiritual, Rudraksha diyakini sebagai jembatan antara dunia fisik dan metafisik, menawarkan kedamaian, kesehatan, dan bahkan keberuntungan bagi para pemakainya.

Kekayaan alam Indonesia yang menghasilkan Rudraksha berkualitas tinggi patut kita banggakan, menyimpan potensi besar untuk dimanfaatkan secara bijak demi kesejahteraan lahir dan batin. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Elaeocarpus Ganitrus #spiritual #Biji Rudraksha #hindu