Misteri Pura Angker di Tengah Hutan Bakau Sanur: Gerbang Pesugihan Berdarah dan Kekuatan Gaib Penjaga Harta Tak Habis Tujuh Turunan!
I Putu Suyatra• Minggu, 8 Juni 2025 | 16:00 WIB
Pura Dalem Suka Merta di Sanur, Denpasar, Bali.
BALIEXPRESS.ID – Pernahkah Anda mendengar tentang tempat di mana kekayaan melimpah ruah bisa didapatkan, namun dengan syarat yang mengerikan? Di jantung hutan bakau tersembunyi di Banjar Tanjung, Intaran, Sanur Kauh, Denpasar, Bali, berdiri megah Pura Dalem Suka Merta, atau yang dikenal juga sebagai Pura Suwuk.
Pura ini bukan sekadar tempat ibadah biasa dalam Hindu Bali, melainkan sebuah titik mistis yang konon menyimpan rahasia kekayaan tak terbatas, ilmu kanuragan, dan bahkan pengobatan, di bawah pengawasan ratusan makhluk halus.
Namun, untuk meraih semua itu, ada harga yang harus dibayar dan itu bukan sekadar sesajen biasa.
Ingin tahu lebih lanjut tentang misteri yang menyelimuti pura paling angker di Sanur ini?
Aura Magis di Tengah Hutan Bakau: Pura yang Dijaga Ratusan Makhluk Gaib
Meskipun akses menuju Pura Dalem Suka Merta telah diperbaiki dengan jalan paving, aura magis dan getaran aneh akan langsung menyelimuti setiap pengunjung.
Konon, tempat ini dijaga oleh ratusan makhluk halus yang tak segan-segan menghukum siapa pun yang datang dengan niat buruk.
Cerita-cerita tentang suara genta misterius yang tiba-tiba terdengar, mengusir pemedek (umat) yang datang, telah menjadi legenda di kalangan tetua Sanur.
Suara genta itu dipercaya sebagai pertanda bahwa "sane meduwe gumi" (penunggu tempat) tidak berkenan diganggu.
Tidak ada yang tahu pasti kapan Pura ini didirikan, namun cerita tetua menyebutkan bahwa Pura Dalem Suka Merta sudah ada sejak ratusan tahun lalu, jauh sebelum area ini menjadi seperti sekarang.
Dahulunya, hanya ada satu pelinggih (bangunan suci) berupa turus lumbung di tengah hutan bakau yang rimbun, namun sudah menarik pemedek untuk datang bersembahyang saat odalan (upacara pura).
Tiga Bagian Pura, Tiga Tujuan Berbeda: Dari Keselamatan hingga Tumbal Manusia!
Menurut Nyoman Patra, pinisepuh Padepokan Muntig Siokan Bali, Pura Dalem Suka Merta dibagi menjadi tiga bagian utama, masing-masing dengan fungsi dan persyaratan yang berbeda:
1. Pura Utama (Memohon Keselamatan)
Ini adalah bagian pura yang berfungsi seperti pura Hindu Bali pada umumnya, tempat umat memohon keselamatan dan memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pemedek cukup membawa banten pejati (sarana persembahyangan) seperti biasa.
Dipercaya, I Gusti Ngurah Jom, penguasa jagat Intaran, bersemayam di pelinggih ini.
"Kalau di bangunan pura yang utama ini, tempat pemedek melakukan persembahyangan biasa. Sama seperti datang ke pura lainnya. Sarananya pun sama. Karena tujuannya untuk memohon keselamatan," jelas Nyoman Patra.
2. Pelinggih Pesugihan (Harta Tak Habis Tujuh Turunan)
Ini adalah bagian yang paling menarik dan menakutkan. Berlokasi di belakang bangunan utama, pelinggih ini dipercaya sebagai tempat penyimpanan harta dari Raja Intaran yang sangat kaya raya di masa lalu.
Di bawah pohon kaktus abadi yang tumbuh di sana, konon harta sang penguasa disimpan.
Mereka yang ingin memohon pesugihan (brerong) untuk memperkaya diri harus siap dengan persyaratan "maha dahsyat" seperti banten pejati dengan tujuh jenis minuman, daging kambing, itik, dan yang paling mengerikan: "guling buntut" (tumbal manusia).
Sebagai imbalannya, pemohon akan mendapatkan uang kepeng yang akan berubah menjadi kekayaan berlimpah tak putus-putus, selama mampu memenuhi syarat-syarat tersebut.
"Pokoknya sarananya sarwa getih (serba darah) disajikan di sini," tambah Patra.
3. Pelinggih Ilmu Kanuragan dan Pengobatan
Bagian ketiga ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin memohon ilmu kanuragan (ilmu kekebalan atau kekuatan), atau mencari pengobatan.
Pelinggih ini diyakini dihuni oleh jin berpermata, dan permintaannya adalah sesajen serba mentah.
Konon, di tempat ini juga terdapat kuda laut yang bisa dipakai sebagai obat.
Tentara Gaib dan Keris Berlekuk Sebelas: Penjaga Rahasia Sanur
Pura Dalem Suka Merta juga dipercaya sebagai salah satu penjaga wilayah Sanur, memiliki keterkaitan spiritual dengan Pura Pengembak dan Pura Mertasari yang tak jauh darinya.
Menurut orang pintar, hutan bakau di sekitar pura ini sebenarnya adalah "kamp militer" bagi ribuan tentara gaib.
Mereka tak segan memberikan hukuman langsung bagi siapa pun yang datang dengan niat buruk atau berbuat tidak pantas.
Di tengah pura, berdiri sebuah pohon besar berusia ratusan tahun yang misterius, mirip beringin namun tak diketahui namanya.
Konon, di pohon ini tertancap sebuah keris berlekuk sebelas, dijaga oleh entitas gaib bernama Ratu Gede Pengadang-ngadang.
Pura Dalem Suka Merta adalah salah satu bukti nyata betapa kayanya spiritualitas Hindu Bali dengan segala sisi misteriusnya.
Pura ini mengingatkan kita bahwa di balik keindahan alam, selalu ada dimensi lain yang tak terlihat, penuh kekuatan, dan terkadang, menuntut harga yang tak terbayangkan. ***