BALIEXPRESS.ID – Pembentukan karakter generasi muda menjadi perhatian serius Kementerian Agama melalui peran penyuluh agama Hindu di lapangan. Hal ini diwujudkan lewat kegiatan bimbingan dan penyuluhan budi pekerti yang dilaksanakan di Widyalaya Rsi Markandya, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Jumat (10/4).
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gianyar, Ida Ayu Kade Ratnawati, menyampaikan bahwa pendidikan budi pekerti merupakan fondasi penting dalam membentuk kepribadian generasi muda Hindu.
Menurutnya, penanaman nilai moral dan etika sejak dini sangat diperlukan agar anak-anak memiliki arah yang jelas dalam menjalani kehidupan. “Budi pekerti adalah dasar utama dalam berperilaku. Ini tidak hanya diajarkan, tetapi harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghormati orang tua dan guru, menjaga sopan santun, serta membangun hubungan harmonis dengan sesama. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, merupakan implementasi nyata dari ajaran dharma dalam kehidupan.
Baca Juga: Parade Baleganjur Bebarongan, Tampilkan Seni Sarat Makna Spiritual dan Nilai Budaya
Ia juga menekankan bahwa seseorang yang memiliki budi pekerti luhur akan mampu mengendalikan diri, berpikir positif, serta bertindak sesuai norma agama dan sosial. "Hal ini menjadi bekal penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, " imbuh Dayu.
Menariknya, kegiatan penyuluhan ini dikemas secara interaktif melalui dialog dan sesi tanya jawab. Suasana menjadi hidup ketika para siswa dengan antusias mengajukan pertanyaan, khususnya terkait penerapan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
Antusiasme siswa tersebut menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan mereka. "Hal ini juga menjadi indikator bahwa pendekatan komunikatif dalam penyuluhan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus minat belajar siswa, " tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai budi pekerti tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga mampu diterapkan secara nyata oleh para siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, beretika, dan berlandaskan ajaran Hindu. *