Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jaringan Pipa Tua, Kebocoran PDAM Badung Capai 40 Persen

I Komang Gede Doktrinaya • Kamis, 2 Juni 2022 | 13:18 WIB
Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Wayan Suyasa.Putu Resa Kertawedangga/Bali Express
Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Wayan Suyasa.Putu Resa Kertawedangga/Bali Express
BADUNG, BALI EXPRESS - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung atau PDAM Badung ternyata masih memiliki kendala dalam memberikan layanan kepada pelanggannya. Salah satunya, tingkat kebocoran air cukup tinggi, yakni mencapai 40 persen. Tingginya angka kebocoran ini ditenggarai terjadi karena adanya jaringan pipa PDAM yang sudah cukup tua.

Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Wayan Suyasa pun tak menampik hal tersebut. Menurutnya, tingginya angka kebocoran terjadi akibat  jaringan pipa yang sudah berumur. Kendati demikian, pihaknya mengakui, tingkat kebocoran ini telah mampu ditekan dari tahun sebelumnya.

"Tingkat kebocoran saat ini mencapai 40 persen, tapi itu sudah mampu kita tekan dari 42 persen. Kalau standar nasional itu 36 persen," ujarnya saat ditemui Selasa (31/5).

Akibat kebocoran yang masih tinggi, pihaknya mengungkapkan, telah melakukan beberapa upaya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Bahkan, dalam peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung dipastikan tidak akan menaikkan tarif meski sesuai ketentuan, tarif air minum bisa disesuaikan. "Kami hanya akan menyesuaikan golongan tarif berdasarkan jumlah pemakaian," ungkapnya.

Dalam menekan angka kebocoran, Suyasa menerangkan, dilakukan pembentukan tim Non Revenue Water (NRW). Nantinya tim tersebut bertugas khusus untuk pemetaan dan pemantauan terhadap jaringan perpipaan.

“Rutinitas tim ini melakukan pemantauan setiap Jumat malam. Hal ini dilakukan karena pada malam hari penggunaan air menurun,” terangnya.

Pemetaan yang dilakukan, lanjut Suyasa, dengan cara menyamakan tekanan air dari hulu ke hilir. “Kami dalam pengecekan menggunakan water meter, ketoka tekanan air yang dikirim dari hulu ternyata ada perbedaan dapat dipastikan ada kebocoran. Kami pun akan terus melakukan pengecekan sampai ketemu titik kebocoran,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kebocoran pipa juga sering terjadi akibat tingginya tekanan air dan panjangnya jaringan. Lantaran perusahaan plat merah ini melayani pelanggan dari Badung utara hingga ke daerah selatan.

“Kebocoran sering terjadi karena tingginya tekanan air, jaringan pipa kami yang sudah berumur, dan panjangnya jaringan. Itu yang belum diketahui masyarakat, kadang setelah diperbaiki di sebelahnya bocor,” imbuhnya.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Wayan Suyasa #Jaringan Pipa Tua #PDAM Badung Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung