"Setelah kami lakukan pendataan di Tabanan, populasi sapi dan kambing milik masyarakat mencapai 6.725 ekor. Jumlah tersebut kami rasa bisa mencukupi permintaan daging untuk Hari Raya Idul Adha mendatang," jelasnya Rabu (29/6).
Rincian jumlah hewan qurban yang tersedia saat ini terdiri sapi jantan sebanyak 5.902 ekor. Sedangkan populasi kambing 823 ekor. Di sisi lain, estimasi perhitungan kebutuhan masing-masing 131 ekor sapi dan 189 ekor kambing.
Untuk pasokan hewan ternak, Parta Ariana menyebutkan, ternak sapi hampir 40 persen dipasok peternak Kecamatan Baturiti. Sisanya berasal dari kecamatan lain di Tabanan. Sedangkan pasokan ternak kambing, sebagian besar berasal dari peternak di Kecamatan Pupuan.
Terkait keamanan hewan kurban dari penyakit mulut dan kuku (PMK), Parta Ariana menyebutkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. "Sebelum dipotong di rumah potong hewan (RPH) ataupun di tempat pemotongan hewan mandiri, kami pastikan hewan ternak dalam kondisi sehat. Sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat," ungkapnya.
Dinas Pertanian juga rutin melakukan pengecekan kesehatan hewan, khususnya sapi dan kambing yang akan dipotong masyarakat pada Idul Adha. Pemeriksaan dibagi dalam dua tahap, yaitu sebelum dan sesudah pemotongan.
Pemeriksaan hewan mulai dilakukan pada H-2 oleh petugas di masing-masing kecamatan menyasar tempat-tempat pemotongan. “Ini untuk memastikan hewan yang dipotong terbebas dari penyakit,” tambah Parta Ariana.