Penurunan Kunjungan Wisman
Berdasarkan data BPS, jumlah wisman yang berkunjung ke Bali pada Januari 2024 sebanyak 420.037 orang.
Angka ini turun 12,79% dibandingkan bulan Desember 2023 yang mencapai 483.734 orang.
Baca Juga: Penari Joged Bumbung Jaruh yang Viral di Medsos Itu Ungkap Beberapa Fakta Mengejutkan
Australia Tetap Menjadi Pasar Utama
Meskipun mengalami penurunan, Australia tetap menjadi negara asal wisman terbanyak yang berkunjung ke Bali pada Januari 2024, dengan persentase mencapai 27,75%.
Disusul oleh India (10,23%), Inggris (6,25%), dan Tiongkok (5,63%).
Penurunan Tingkat Penghunian Kamar Hotel
Penurunan juga terjadi pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali.
Rata-rata TPK pada Januari 2024 hanya mencapai 56,27%, turun 5,92 poin dibandingkan bulan Desember 2023.
Hotel bintang 5 mencatatkan TPK tertinggi, yaitu 63,12%. Sementara itu, hotel bintang 1 memiliki TPK terendah, yaitu 40,23%.
Baca Juga: Bupati Sanjaya Beri Kode Maju Lagi di Pilkada Tabanan 2024: Siap Lawan Siapa pun Nanti
Rata-rata Lama Menginap Wisman Turun Sedikit
Rata-rata lama menginap wisman di Bali pada Januari 2024 juga mengalami sedikit penurunan, yaitu 0,13 hari dibandingkan bulan Desember 2023.
Rata-rata lama menginap wisman pada Januari 2024 adalah 5,68 hari.
Penurunan Penerimaan PNBP
Penurunan di sektor pariwisata Bali juga berdampak pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Pada Januari 2024, PNBP dari sektor pariwisata hanya mencapai Rp 2,14 triliun, turun 14,24% dibandingkan bulan Desember 2023. ***