BALIEXPRESS.ID – JS Cultura, merk fesyen berkelanjutan yang menggabungkan unsur-unsur budaya tradisional Indonesia dengan desain modern, memperkenalkan koleksi terbarunya melalui sebuah fashion show di Midaz, Kerobokan Kelod, Badung, Minggu (14/7).
Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya JS Cultura untuk mengusung fesyen modern yang ramah lingkungan.
Didirikan pada tahun 2018 dengan nama JS Heritage, JS Cultura konsisten dalam memadukan kekayaan budaya Indonesia dengan mode kontemporer.
Di awal tahun 2024, merk ini memperbaharui komitmennya untuk merancang fesyen modern yang tidak hanya stylish tetapi juga menghormati bumi.
Angela Trihapsari, Founder JS Cultura, menyatakan bahwa setiap kreasi mereka tidak hanya bercerita tentang warisan budaya Indonesia tetapi juga mendukung budaya berkelanjutan.
“Kami bangga dengan koleksi ini karena ini merupakan perwujudan dari esensi JS Cultura. Dengan memadukan budaya tradisional Indonesia dengan desain kontemporer dan mengerjakannya secara berkelanjutan, kami berkeinginan para pemakai JS Cultura gak hanya bangga terhadap budaya Indonesia tapi juga bangga berpartisipasi dalam budaya berkelanjutan,” ungkap Angela Trihapsari.
Baca Juga: KIM Bali Sepakat Usung De Gadjah Jadi Calon Wakil Gubernur
Koleksi terbaru yang bertajuk "Sumba Summer" ini menggunakan bahan-bahan berkelanjutan seperti tencel poplin, 100% linen, dan embroidery cotton.
Selain itu, JS Cultura juga mendaur ulang sisa bahan untuk menciptakan kreasi fesyen baru, menegaskan komitmen mereka terhadap lingkungan.
Setiap helai pakaian dalam koleksi ini dirancang dengan inspirasi dari motif tradisional Sumba yang dikemas dalam desain modern yang stylish dan nyaman, menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen modern yang peduli lingkungan.
Salah satu highlight dari acara ini adalah kolaborasi spesial dengan Komang Tri Jewellery.
Komang Tri, perajin perhiasan asal Bali, terkenal karena menggabungkan motif tradisional Bali dengan desain modern.
Dalam fashion show ini, Komang Tri Jewellery menampilkan perhiasan yang dibuat dari botol Equil yang didaur ulang, menunjukkan bagaimana seni dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan.
“Kolaborasi dengan JS Cultura merupakan kesempatan yang luar biasa untuk menunjukkan bagaimana seni tradisional dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan. Kami berharap kolaborasi ini bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai budaya kita dan menjaga bumi ini,” kata Komang Tri.
Fashion show ini tidak hanya menampilkan fesyen yang indah tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang keberlanjutan.
Baca Juga: Pemuda Ini Berhak Terbang Seumur Hidup Usai Lahir di Pesawat Garuda; Ternyata Ada Aturan Pakainya
Dengan semangat untuk terus berinovasi dan menginspirasi industri fesyen, JS Cultura berharap dapat menjadi contoh bagi merk-merk lain dalam mengusung fesyen modern yang ramah lingkungan.
Dengan koleksi yang mengusung konsep keberlanjutan dan menghormati warisan budaya Indonesia, JS Cultura terus berkomitmen untuk merancang fesyen yang ramah lingkungan, menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap bumi.(ika)
Editor : Wiwin Meliana