Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jurus Jitu Bupati Kembang Selamatkan Petani Jembrana dari Tengkulak! Dana Talangan KUD Jadi Senjata Rahasia?

I Gde Riantory Warmadewa • Selasa, 29 April 2025 | 03:10 WIB

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menerima audiensi pengurus KUD, Minggu (27/4/2025).
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menerima audiensi pengurus KUD, Minggu (27/4/2025).

BALIEXPRESS.ID - Kabar gembira sekaligus langkah berani datang dari ujung barat Pulau Dewata! Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengambil inisiatif mengejutkan demi menjaga asa para petani di wilayahnya.

Sebuah dana talangan khusus disiapkan untuk disalurkan melalui Koperasi Unit Desa (KUD).

Langkah ini bukan sekadar bantuan finansial biasa, melainkan sebuah strategi cerdas untuk memutus rantai tengkulak dan menstabilkan harga hasil panen, terutama di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

Baca Juga: Sosok Aura Cinta: Remaja Viral, Aktris Muda, Calon Filosof UI, dan Kontroversi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi! Siapa Dia?

Bayangkan, di tengah kekhawatiran petani akan anjloknya harga dan praktik licik para tengkulak, muncul secercah harapan dari pucuk pimpinan daerah.

Bupati Kembang tak ingin tinggal diam melihat KUD sebagai garda terdepan penyerapan hasil panen petani lesu.

Dengan gelontoran dana talangan ini, KUD diharapkan mampu kembali berdiri tegak, menjadi "pembeli siaga" hasil panen petani, khususnya gabah.

"Saya ingin membantu KUD, saya juga ingin membantu petani. Karena kalau KUD saya beri dana talangan, mereka akan membeli gabah petani," tegas Bupati Kembang saat menerima audiensi perwakilan KUD, Minggu (27/4).

Pernyataan ini jelas menunjukkan komitmen kuat sang bupati untuk hadir di tengah kesulitan masyarakatnya.

Baca Juga: Bahas LKPJ Bupati Badung, Komisi IV Gelar Rapat Bersama Sejumlah OPD

Lebih dari sekadar membeli, KUD diharapkan membeli gabah petani dengan mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Langkah ini diyakini akan menjadi tameng bagi petani dari permainan harga yang seringkali merugikan mereka.

Namun, kejutan tak berhenti di situ! Bupati Kembang juga menjamin akan menyerap beras hasil produksi KUD untuk didistribusikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Sebuah simbiosis mutualisme yang patut diacungi jempol!

Sebelumnya, pengadaan beras untuk PNS dilakukan oleh Perumda Tribhuwana.

Namun, dengan visi yang lebih luas, Bupati Kembang ingin KUD menjadi supplier utama beras bagi PNS, sementara Perumda Tribhuwana didorong untuk mengembangkan potensi usaha lain yang tidak bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Langkah ini menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Lantas, berapa dana talangan yang disiapkan Bupati Kembang untuk "menyelamatkan" KUD dan petani Jembrana? Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan Kabupaten Jembrana, sejumlah KUD telah mengajukan permohonan dengan total mencapai Rp 1,9 Miliar! Beberapa KUD yang mengajukan antara lain KUD Catur Guna Amertha (Rp 1 Miliar), KUD Surya Mertha (Rp 200 juta), KUD Sapta Werdhi (Rp 200 juta), KUD Tamblang (Rp 300 juta), dan KUD Catur Karya Usaha (Rp 200 juta).

Baca Juga: JARANG DIKETAHUI! Bukan Hanya Obat! Tempat Suci Hindu Bali, Pura Tamba Waras di Lereng Batukaru Jadi 'Klinik' Jodoh dan Keturunan?

"Total dana yang disiapkan sesuai permohonan sebanyak Rp 1,9 Miliar," ungkap Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan Jembrana, Agus Adinata.

Langkah berani Bupati Kembang ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Mampukah dana talangan ini menjadi "peluru ajaib" yang benar-benar efektif melindungi petani dari cengkeraman tengkulak dan menstabilkan harga pasar?

Bagaimana kelanjutan sinergi antara KUD, petani, dan Pemkab Jembrana? Akankah daerah lain terinspirasi dengan jurus jitu ini? Kita tunggu saja perkembangan menarik selanjutnya dari Jembrana! ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#petani #kembang hartawan #KUD #jembrana